Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal HOTS Berdasarkan Fong’s Schematic Error Ditinjau dari Multiple Intelligence

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Soal matematika memiliki tingkat kesulitan yang berbeda-beda, mulai dari soal sederhana hingga soal yang membutuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS). Salah satu komponen penting dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi adalah kemampuan pemecahan masalah yang disebut sebagai kecerdasan. Salah satu teori mengenai kecerdasan adalah teori Kecerdasan Majemuk atau Multiple Intelligences yang pertama kali diperkenalkan oleh Howard Gardner pada tahun 1983. Berdasarkan tipe kecerdasan majemuk, siswa dengan tipe kecerdasan logika matematis dan intrapersonal memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi lebih baik dibandingkan siswa dengan tipe kecerdasan lain. Namun, dua kecerdasan tersebut memiliki hubungan yang berbeda dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Hal ini disebabkan oleh perbedaan karakteristik kedua kecerdasan tersebut dalam menyelesaikan masalah. Perbedaan dalam menyelesaikan masalah pada siswa dengan kecerdasan logika matematis dan intrapersonal akan menyebabkan kesalahan yang berbeda pula. Oleh karena itu, perlu adanya analisis mengenai kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal HOTS dengan analisis Fong’s Schematic Error berdasarkan tipe kecerdasan siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa tipe kecerdasan logika matematis dan intrapersonal dalam menyelesaikan soal HOTS berdasarkan Fong’s Schematic Error ditinjau dari Multiple Intelligences. Pengumpulan data dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2024 di MAN 2 Jember di kelas XI F dengan jumlah 38 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari angket kecerdasan majemuk, soal HOTS, dan pedoman wawancara. Pengumpulan data yang pertama yaitu dengan memberikan angket kecerdasan majemuk lalu dianalisis dan dilanjutkan dengan pemberian soal tes kepada siswa dengan tipe kecerdasan logika matematis dan intrapersonal, setelah itu dipilih subjek yang selanjutnya dilakukan wawancara untuk memperoleh informasi yang tidak bisa didapat dari hasil tes. Pemilihan subjek wawancara sebanyak 7 siswa yang terdiri dari 3 siswa dengan tipe kecerdasan logika matematis dan 4 siswa dengan tipe kecerdasan intrapersonal berdasarkan kesalahan yang muncul setiap tipe kecerdasan. Untuk mendapatkan keabsahan data dilakukan member check. Berdasarkan Fong’s Schematic Error, dari 3 siswa dengan tipe kecerdasan logika matematis, pada soal HOTS kategori C4, siswa melakukan kesalahan tingkat pertama kategori E1 yang tidak bisa dilanjutkan analisisnya ke tingkat kedua dan E2 dengan kesalahan tingkat kedua kategori tema matematika, pada soal C5 siswa melakukan kesalahan tingkat pertama kategori E2 dengan kesalahan tingkat kedua kategori tema matematika dan E4 dengan kesalahan tingkat kedua kategori operasional, sedangkan pada soal kategori C6 siswa melakukan kesalahan kategori E4 dan E5 dengan kesalahan tingkat kedua kategori oprasional. Penyebab dari kesalahan yang dilakukan oleh siswa tipe kecerdasan logika matematis adalah tidak dapat mengingat materi dan rumus pada soal, dan salah dalam melakukan perhitungan. Siswa dengan tipe kecerdasan intrapersonal pada soal HOTS kategori C4 melakukan kesalahan E1 dan E2 dengan kesalahan tingkat kedua kategori tema matematika dan faktor psikologis, pada soal C5 siswa melakukan kesalahan kategori E1, kategori E2 dengan kesalahan tingkat kedua kategori bahasa dan tema matematika, serta kategori E4 dengan kesalahan tingkat kedua kategori operasional dan faktor psikologis, sedangkan pada soal kategori C6 siswa melakukan kesalahan kategori E2 dengan kesalahan tingkat kedua kategori bahasa, tema matematika, dan faktor psikologis serta kategori E4 dengan kesalahan tingkat kedua kategori operasional dan faktor psikologis. Penyebab kesalahan yang dilakukan siswa tipe kecerdasan intrapersonal adalah yang tidak dapat mengingat materi atau rumus pada soal, tidak adanya motivasi dalam mengerjakan soal, salah dalam memahami soal, salah dalam perhitungan karena tidak memeriksa kembali lembar jawaban sebelum mengumpulkannya.

Description

Reupload Repository 2 Februari 2026_Hasim/Firdiana

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By