Efek Pengotor CO2 Terhadap Penyimpanan CO2 Pada Proyek CCS (Carbon Capture Storage) Di Lapangan Bunter
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Peningkatan emisi gas rumah kaca, khususnya karbon dioksida (CO₂), menjadi salah satu penyebab utama pemanasan global. Teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) menjadi solusi mitigasi yang efektif untuk menyimpan CO₂ dalam formasi geologi bawah tanah. Lapangan bunter memiliki porositas dan permeabilitas rata-rata sebesar 22% dan 200 mD sehingga berpotensi untuk menjadi tempat penyimpanan CO2. Karakteristik ini mendukung kemampuan injeksi CO₂ dalam jumlah besar dengan efisiensi tinggi. Unit penyimpanan utama pada lapangan bunter ini yaitu formasi bunter sandstone. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kandungan pengotor CO₂ terhadap injektivitas dan kapasitas penyimpanan pada proyek CCS di Lapangan Bunter. Simulasi dilakukan dengan tiga variasi skenario kandungan CO₂, yaitu 80%, 85%, dan 100%, dengan target injeksi selama 500 tahun. Adapun pengotor CO2 yang menjadi campurannya meliputi H₂O, N₂, H₂S, C1, C₂, dan C₃. Hasil menunjukkan bahwa pada kandungan CO₂ 85%, densitas fluida meningkat dan kapasitas penyimpanan mencapai nilai tertinggi sebesar 7,545 × 10⁹ MSCF. Sementara itu, aliran CO₂ murni (100%) justru menunjukkan densitas dan kapasitas penyimpanan yang lebih rendah. Penelitian ini menunjukkan bahwa keberadaan impurities, jika dikontrol dengan tepat, dapat memberikan dampak positif terhadap efisiensi injeksi dan kapasitas penyimpanan CO₂. Penelitian ini diharapkan menjadi acuan dalam perancangan strategi optimasi injeksi CO₂ pada proyek CCS jangka panjang.
Description
Reupload file repository 24 Februari 2026_Ratna
