Hubungan Perceived Organizational Support dengan Sickness Presenteeism Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit

dc.contributor.authorIndah Fatimatus Zahro
dc.date.accessioned2026-04-07T03:57:52Z
dc.date.issued2025-07-18
dc.descriptionReupload file Repository 7 April 2026_Yudi
dc.description.abstractPerawat yang tetap datang bekerja memberikan layanan kesehatan kepada pasien meskipun dalam keadaan kesehatan yang kurang baik disebut dengan sickness presenteeism. Perawat merupakan tenaga kesehatan yang rentan mengalami sickness presenteeism. Sickness presenteeism yang terjadi pada perawat memiliki dampak negatif seperti produktivitas kerja dan kepuasan kerja menurun, kelelahan kerja meningkat, kinerja yang buruk, penurunan kesehatan fisik serta beresiko terhadap keselamatan pasien dan kecelakaan kerja. Salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya sickness presenteeism pada perawat adalah perceived organizational support perawat. Perceived organizational support merupakan persepsi perawat atas dukungan dari kepala ruang atau dukungan dari kepala ruang yang dirasakan oleh perawat. Persepsi terhadap dukungan kepala ruang dapat memengaruhi sikap dan keputusan perawat dalam menghadapi kondisi kesehatan di lingkungan kerja seperti tetap bekerja meskipun sedang sakit atau justru memilih ijin cuti kerja karena sedang sakit. Berdasarkan hal tersebut tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara sickness presenteeism dan perceived organizational support pada perawat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 91 perawat yang dibagi pada masing-masing rumah sakit yakni 36 orang perawat di Rumah Sakit Umum Kaliwates Jember dan 55 orang perawat di Rumah Sakit Jember Klinik. Responden merupakan perawat yang bekerja aktif sebagai perawat pelaksana di ruang rawat inap dan tidak sedang masa cuti kerja. Instrument penelitian menggunakan Standford Presenteeism Scale (SPS-6) yang terdiri dari 6 item pertanyaan dengan 3 indikator dan perceived organizational support scale yang terdiri dari 9 item pertanyaan dengan 6 indikator. Instrument tersebut telah dilakukan uji validitas dan reliabilitas oleh peneliti kepada perawat di ruang rawat inap rumah sakit TK.III Baladhika Husada Jember. Analisis data yang dilakukan terdiri dari dua jenis analisis data yakni analisis data univariat yang meliputi usia, jenis kelamin, lama bekerja dan nama ruangan. Hasil analisis data univariat diketahui bahwa usia termuda responden adalah 21 tahun dan usia tertua responden adalah 56 tahun. Jenis kelamin responden sebagian besar berjenis kelamin perempuan yang berjumlah 69 orang perawat atau 75,8% sedangkan responden laki-laki hanya berjumlah 22 orang perawat atau 24,2%. Lama bekerja responden yang paling sebentar adalah 1 tahun dan responden yang paling lama bekerja adalah 35 tahun. Pada penelitian juga diketahui bahwa ruang rawat inap yang paling banyak responden adalah Ruang Catleya yang berjumlah 10 responden dan ruang paling sedikit responden adalah Ruang A yang berjumlah 4 responden. Hasil analisis univariat pada setiap indikator instrumen diketahui bahwa indikator perceived organizationl support dan sickness presenteeism adalah rendah. Indikator employee’s performance merupakan indikator dari instrumen perceived organizational support yang berkategori rendah paling dominan dengan nilai yakni 79,1% atau 72 perawat mengatakan rendah pada indikator tersebut. Indikator completing work merupakan indikator dari instrumen sickness presenteeism dengan nilai yang juga rendah paling dominan yakni 65,9% atau 60 perawat mengatakan rendah pada indikator tersebut. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji kendall tau-B dengan hasil uji statistik yakni nilai koefisien korelasi sebesar r=0,939 yang menandakan hubungan positif yang sangat kuat dan nilai signifikansi p-value=0,001 menandakan ada hubungan yang signifikan. Nilai tersebut mengartikan bahwa ada hubungan signifikan yang sangat kuat dengan arah korelasi positif antara perceived organizational support dengan sickness presenteeism perawat di ruang rawat inap rumah sakit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah dukungan tinggi dari kepala ruang yang dirasakan perawat berhubungan dengan tingkat sickness presenteeism yang dialami perawat rendah, begitu pula sebaliknya dukungan rendah dari kepala ruang yang dirasakan perawat berhubungan dengan tingkat sickness presenteeism yang tinggi pada perawat. Berdasarkan hal tersebut kepala ruang diharapkan memberikan dukungan penuh kepada perawat untuk mengurangi perawat masuk bekerja dalam kondisi sakit atau agar perawat tidak mengalami sickness presenteeism.
dc.description.sponsorshipDr. Dodi Wijaya, S.Kep., Ns., M.Kep - Ns. Yulia Kurniawati, S.Kep., M.Kep
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6409
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keperawatan
dc.subjectPerceived Organizational Support
dc.subjectSickness Presenteeism
dc.titleHubungan Perceived Organizational Support dengan Sickness Presenteeism Perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
INDAH FATIMATUS ZAHRO - 212310101001.pdf
Size:
1.32 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: