Deteksi Pencurian Listrik Berdasarkan Anomali Pola Penggunaan Menggunakan Algoritma Isolation Forest Dan Random Forest
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Komputer
Abstract
Pencurian listrik merupakan salah satu tantangan kritis yang dihadapi oleh
penyedia layanan energi, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.
Tindakan ini tidak hanya berdampak pada kerugian finansial yang signifikan, tetapi
juga menimbulkan konsekuensi serius terhadap keandalan dan keamanan sistem
kelistrikan nasional. Menurut laporan dari International Energy Agency (IEA),
konsumsi listrik global diperkirakan meningkat pesat seiring dengan pertumbuhan
penduduk dan urbanisasi global. Di tengah lonjakan permintaan ini, pencurian
listrik menjadi hambatan utama dalam menjaga efisiensi distribusi energi serta
stabilitas pasokan listrik bagi masyarakat. Pencurian yang tidak terdeteksi dapat
memicu ketidakseimbangan beban, mempercepat kerusakan infrastruktur,
menyebabkan pemadaman listrik secara tiba-tiba, bahkan meningkatkan risiko
kecelakaan akibat instalasi ilegal yang tidak sesuai standar.
Deteksi pencurian secara manual oleh petugas terbukti kurang efisien karena
memerlukan banyak waktu, tenaga, serta tidak mampu menangani volume data
pelanggan yang sangat besar. Proses ini juga rentan terhadap kesalahan dan
berpotensi menimbulkan konflik dengan pelanggan jika tuduhan tidak didukung
oleh bukti kuat. Sementara itu, kemajuan teknologi analitik data dan kecerdasan
buatan telah dimanfaatkan untuk membangun sistem deteksi pencurian listrik yang
lebih andal, efisien, dan mampu menangani data dalam skala besar. Identifikasi dini
terhadap anomali dalam pola konsumsi listrik menjadi solusi potensial dalam
mengatasi masalah ini. Dikarenakan pencurian listrik umumnya meninggalkan
jejak berupa pola pemakaian yang menyimpang dari perilaku normal pelanggan
dalam jangka waktu tertentu. Sistem yang mampu mendeteksi penyimpangan ini
secara otomatis dapat membantu perusahaan dalam mengambil tindakan yang lebih
tepat sasaran dan cepat, sekaligus menjaga kenyamanan serta kepercayaan
pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi potensi pencurian listrik, dengan
mengidentifikasi anomali dalam pola konsumsi pelanggan berbasis machine
learning. Metode yang digunakan adalah algoritma Isolation Forest untuk mendeteksi outlier secara unsupervised dan Random Forest untuk
mengklasifikasikan data yang telah diberi label. Dataset yang digunakan terdiri dari
data jam nyala listrik bulanan pelanggan Perusahaan Listrik tahun 2024, yang
belum memiliki label pencurian. Data ini dianalisis untuk menemukan perilaku
konsumsi yang tidak wajar berdasarkan histori penggunaan.
Model Isolation Forest berhasil mengidentifikasi sebanyak 3.956 pelanggan
dengan pola konsumsi yang menyimpang. Data hasil deteksi ini kemudian dilabeli
dan digunakan sebagai dasar pelatihan bagi algoritma Random Forest dalam tahap
klasifikasi. Tantangan utama pada proses ini adalah ketimpangan jumlah antara data
normal dan data anomali. Untuk mengatasi hal ini, digunakan teknik Synthetic
Minority Over-sampling Technique (SMOTE) untuk menyeimbangkan jumlah
sampel antar kelas. Evaluasi model dilakukan dengan empat skema berbeda, baik menggunakan
maupun tanpa SMOTE, serta dua rasio pembagian data (80:20 dan 70:30). Skema
80:20 dengan penerapan SMOTE memberikan hasil terbaik dengan akurasi
98,71%, presisi 99,87%, recall 99,87%, dan F1-score 98,73%. Hal ini
menunjukkan bahwa model dapat mengenali anomali dengan tingkat sensitivitas
dan ketepatan yang tinggi. Dari keseluruhan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kombinasi
algoritma Isolation Forest dan Random Forest mampu memberikan solusi yang
efektif dan efisien untuk mendeteksi potensi pencurian listrik pada data pelanggan
yang tidak berlabel dan memiliki distribusi kelas yang tidak seimbang. Pendekatan
ini berpotensi besar untuk diterapkan secara nyata oleh perusahaan listrik lainnya
sebagai sistem pendeteksian dini, guna meminimalisir kerugian, meningkatkan
efisiensi operasional, serta menjaga kestabilan distribusi energi nasional.
Description
Dosen Pembimbing Utama
Gayatri Dwi Santika, S.SI., M.Kom
Dosen Penguji Utama
Qurrota A’yuni Ar Ruhimat, S.Pd., M.Sc.
