Pengembangan Metode Penetapan Kadar Amlodipin Besilat dalam Sediaan Tablet Menggunakan Spektroskopi FTIR-Kemometrik

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Farmasi

Abstract

Obat merupakan sediaan farmasi yang digunakan untuk mencegah atau mengobati suatu penyakit. Salah satu obat lini pertama untuk hipertensi adalah tablet amlodipin besilat karena tablet ini memiliki bioavaiabilitas yang tinggi dan waktu paruh yang panjang. Namun, penggunaannya harus diawasi karena memiliki potensi efek samping yang serius. Tablet amlodipin besilat lebih efektif apabila digunakan sebagai obat monoterapi. Untuk menjaga suatu obat tersebut efektif, diperlukan adanya pengendalian mutu suatu obat. Salah satu upaya untuk memastikan obat yang dihasilkan memenuhi persyaratan pengendalian mutu yaitu dengan cara penetapan kadar. Spektroskopi FTIR merupakan teknik yang mendeteksi gugus fungsi dalam senyawa, dengan keunggulan preparasi sampel minimal dan sensitivitas tinggi. Dalam penelitian ini, metode FTIR dikombinasikan dengan analisis kemometrik seperti PCR (Principal Component Regression), PLS (Partial Least Square), dan SVR (Support Vector Regression). Pengembangan metode penetapan amlodipin besilat dalam sediaan tablet menggunakan spektroskopi FTIR Kemometrik ini dibandingkan dengan metode pembanding Spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini dilakukan dengan beberapa tahap. Penelitian ini diawali dengan pembuatan sampel simulasi training set sebanyak 32 sampel dan test set sebanyak sembilan sampel. Sampel selanjutnya dianalisisi menggunakan FTIR untuk membangun model kalibrasi. Model kalibrasi yang digunakan adalah model multivariat, seperti PLS, PCR, dan SVR. Untuk memastikan bahwa data yang dipilih merupakan data yang terbaik, dilakukan semua uji transformasi terlebih dahulu. Akan tetapi, data yang terpilih merupakan data tanpa transformasi dikarenakan hasil PLS memberikan hasil validasi internal terbaik, yaitu R2 0,991 dan RMSE 0,174. Model kalibrasi yang terbentuk selanjutnya diaplikasikan pada sampel nyata dan selanjutnya dilakukan penetapan kadar amlodipin besilat menggunakan FTIR kemometrik dibandungkan dengan penetapan kadar amlodipin besilat menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Penetapan kadar pada sampel nyata amlodopin besilat memenuhi syarat % rekoveri, yaitu 97-103% dengan hasil sampel H5 96,72%; H10 97,74%; K5 99,96%; K10 98,35%; M5 98,32%; M10 99,51%; N5 95,04%; dan N10 98,35%. Penetapan kadar amlodipin besilat menggunakan spektroskopi FTIR kemometrik dengan spektrofotometri UV-Vis yang dilakukan dengan uji T tidak mengalami perbedaan yang signifikan. Hasil uji T dalam penelitian ini diperoleh nilai sig (2- tailed) sebesar 0,317 (>0,05).

Description

Reupload file repository 5 Mei 2026_Ratna :: Finalisasi Repositori File 18 Mei 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By