Penilaian Risiko Kesehatan Masyarakat Akibat Cemaran Mikroplastik pada Ikan Nila Budidaya di Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kesehatan Masyarakat

Abstract

Permasalahan cemaran mikroplastik masih ada hingga saat ini dengan angka penambahan sampah plastik dunia mencapai lebih dari 430 juta ton setiap tahunnya. Permasalahan tersebut juga ditemukan pada Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri, dimana budidaya ikan nila dengan sistem keramba jaring apung jaring berbahan plastik yang terendam selama bertahun-tahun. Studi pendahuluan pada 22 September 2024 dengan uji laboratorium sampel ikan nila menunjukkan adanya 22 partikel/100gr yang berjenis fiber dan filamen. Hal ini menunjukkan adanya potensi konsumsi cemaran mikroplastik dalam ikan nila budidaya pada masyarakat sekitar waduk. Tujuan dari penelitian ini adalah menilai risiko kesehatan masyarakat akibat cemaran mikroplastik pada ikan nila budidaya di Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan menggambarkan karakteristik mikroplastik (kelimpahan, bentuk, warna, dan jenis polimer) dan hasil perhitungan risiko kesehatan karsinogenik cemaran mikroplastik. Idetifikasi mikroplastik dilakukan menggunakan mikroskop stereo (melalui layanan Laboratorium Ecoton Gresik) dan alat FTIR Spectrometry (melalui layanan Laboratorium Divisi Karakterisasi Material Departemen Teknik Material dan Metalurgi Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya). Populasi ikan nila penelitian ini adalah seluruh ikan nila budidaya keramba jaring apung Waduk Gajah Mungkur Kabupaten Wonogiri dengan sampel sebanyak 9 ekor yang diambil dari 3 keramba yang berbeda. Responden wawancara sebanyak 30 orang masyarakat Desa Sendang yang dipilih dengan metode purposive sampling. Wawancara dilakukan untuk mengetahui tingkat konsumsi ikan nila dengan menggunakan metode FFQ semi kuantitatif (Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire) yang selanjutnya dilakukan perhitungan estiamasi asupan harian mikroplastik. Hasil tersebut digunakan sebagai dasar dalam perhitungan risiko kesehatan karsinogenik menggunakan rumus microplastic carcinogenic risk assessment dari US EPA.

Description

Reaploud Repository 26 Maret_agus

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By