Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Implementasi Kebijakan Pengelolaan Barang Milik Negara (Studi di Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Penelitian
ini
bertujuan
untuk
menjelaskan faktor-faktor yang
mempengaruhi kinerja implementasi kebijakan pengelolaan barang milik negara di
Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Republik Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Menurut Edward III,
terdapat faktor sikap pelaksana (X1), komunikasi (X2), sumber daya (X3), dan
struktur birokrasi (X4) yang mempengaruhi kinerja implementasi kebijakan
pengelolaan barang milik negara (Y). Penelitian ini menggunakan teknik
probability sampling, yaitu proportionate stratified random sampling. Jumlah
responden adalah 84 dari 510 populasi yang merupakan pegawai di Sekretariat
Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Teknik pengumpulan data
yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data responden dengan
menggunakan kuesioner. Data yang telah terkumpul dianalisis menggunakan
analisis regresi linier berganda, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien
determinan.
Variabel sikap pelaksana (X1) menunjukkan adanya pengaruh sikap
pelaksana terhadap variabel kinerja implementasi (Y) dimana nilai t hitung lebih
besar dari nilai t tabel yaitu 6,453 > 1,99045. Variabel komunikasi (X2)
menunjukkan adanya pengaruh komunikasi terhadap variabel kinerja implementasi
(Y) dimana nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel yaitu 5,562 > 1,99045. Variabel
sumber daya (X3) menunjukkan adanya pengaruh sumber daya terhadap variabel
kinerja implementasi (Y) dimana nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel yaitu
2,773 > 1,99045. Variabel struktur birokrasi (X4) menunjukkan adanya pengaruh
struktur birokrasi terhadap variabel kinerja implementasi (Y) dimana nilai t hitung
lebih besar dari nilai t tabel yaitu 5,051 > 1,99045. Berdasarkan hasil analisis regresi
menunjukkan sikap pelaksana (X1) memiliki pengaruh paling kuat terhadap kinerja
implementasi kebijakan dengan nilai koefisien sebesar 2,261 dan struktur birokrasi
(X4) memiliki pengaruh paling lemah terhadap kinerja implementasi kebijakan
dengan nilai koefisien sebesar 0,756. Secara simultan diperoleh nilai signifikansi
0,000 < 0,05 dan f hitung > f tabel yaitu 161,354 > 2,49 dimana variabel X
berpengaruh signifikan terhadap variabel Y. Dapat disimpulkan bahwa sikap
pelaksana (X1), komunikasi (X2), sumber daya (X3), dan struktur birokrasi (X4)
berpengaruh secara simultan terhadap kinerja implementasi (Y) kebijakan
pengelolaan barang milik negara di Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah
Republik Indonesia.
Description
Reaploud Repository February_agus
