Pengaruh ESG Disclosure, Struktur Kepemilikan, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Sektor Perbankan
| dc.contributor.author | M. Rifaldi Ardian | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-17T05:53:30Z | |
| dc.date.issued | 2026-04-29 | |
| dc.description | FINALISASI oleh Arif 2026 Juni 17 | |
| dc.description.abstract | Tren pemulihan ekonomi dan dinamika sektor perbankan menuntut adaptasi perusahaan, termasuk peningkatan kualitas tata kelola dan transparansi aspek keberlanjutan yang menekankan akuntabilitas untuk meningkatkan nilai perusahaan dan melindungi pemangku kepentingan. Profitabilitas dan pengawasan kepemilikan institusional muncul sebagai faktor fundamental yang tidak hanya merefleksikan efisiensi operasional dan tata kelola risiko, tetapi juga membangun kepercayaan stakeholder serta berpotensi menjadi pengungkit nilai perusahaan melalui pembentukan persepsi pasar yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh ESG Disclosure, struktur kepemilikan, dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Objek dalam penelitian ini yaitu perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2024. Faktor-faktor yang diuji dalam penelitian ini yaitu pengungkapan keberlanjutan yang diukur dengan standar GRI untuk ESG Disclosure, struktur kepemilikan yang diukur dengan persentase kepemilikan institusional, serta profitabilitas yang diukur dengan Return on Assets (ROA) sebagai variabel independen, dan nilai perusahaan yang diukur dengan rasio Tobin’s Q sebagai variabel dependen. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode analisis data yang terdiri dari analisis statistik deskriptif, uji normalitas data, estimasi model, pemilihan model, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan uji koefisien determinasi. Berdasarkan hasil pengujian tersebut didapatkan model yang dipilih adalah Fixed Effect Model dengan hasil bahwa profitabilitas terbukti memperkuat nilai perusahaan secara signifikan, memberikan sinyal positif atas kemampuan manajemen mencetak laba. Sebaliknya, pengungkapan ESG menghasilkan efek negatif yang signifikan, menandakan persepsi pasar yang mungkin menganggap praktik ini sebagai beban biaya operasional di tahap awal atau adanya indikasi sentimen greenwashing. Pada struktur kepemilikan institusional, hasil menunjukkan arah positif namun tidak signifikan terhadap nilai perusahaan, mengindikasikan adanya substitusi pengawasan yang lebih dominan dari ketatnya regulasi otoritas perbankan. Secara simultan, integrasi antara pengungkapan ESG, kepemilikan institusional, dan profitabilitas terbukti secara signifikan memengaruhi nilai perusahaan. | |
| dc.description.sponsorship | Dra. Susanti Prasetiyaningtiyas, M.Si | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9179 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ekonoi dan Bisnis | |
| dc.subject | ESG Disclosure | |
| dc.subject | Struktur Kepemilikan | |
| dc.subject | Profitabilitas | |
| dc.subject | Nilai Perusahaan | |
| dc.subject | Sektor Perbankan | |
| dc.title | Pengaruh ESG Disclosure, Struktur Kepemilikan, dan Profitabilitas terhadap Nilai Perusahaan Sektor Perbankan | |
| dc.type | Other |
