Tantangan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dalam Melakukan Secession dari Indonesia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Abstract

Upaya memisahkan diri atau secession yang dilakukan oleh kelompok pembebasan Papua belum menemui hasil yang bagus. Perjuangan secara fisik oleh kelompok bersenjata seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) mendapat pembaruan dari kelompok United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dengan cara baru menggunakan diplomasi. Landasan secession pendukung kemerdekaan Papua berdasarkan pada kejadian lampau terkait klaim pelanggaran pelanggaran HAM, manipulasi referendum sebagai aneksasi, dan tidak berjalannya otonomi khusus Papua. Dalam teori hak remedial, ketiga indikator tersebut dapat masuk sebagai justifikasi melakukan secession. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tantangan yang dihadapi ULMWP dalam melakukan secession dari Indonesia menurut teori tersebut. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini belum banyak dibahas oleh civitas akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode literature review untuk mencari data. Penulis mengidentifikasi landasan klaim yang menjadi justifikasi ULMWP melakukan secession dan tantangan yang dihadapi ULMWP sesuai dengan indikator justifikasi secession dari teori tersebut. Meskipun upaya secession yang dilakukan ULMWP telah memenuhi indikator justifikasi secession, tantangan yang datang dari Indonesia begitu kuat sehingga upaya secession ULMWP melalui keanggotaan Melanesian Spearhead Group (MSG) harus terhenti pada KTT MSG ke-22.

Description

Entry oleh Arif 2026 April 07

Keywords

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By