Analisis Jalur Karakter Agronomi Pada Tujuh Varietas Kedelai (Glycine max L. Merr)

Abstract

Kedelai (*Glycine max* L. Merr) merupakan komoditas pangan strategis di Indonesia, namun produksi nasional masih belum mencukupi kebutuhan dalam negeri, sehingga ketergantungan terhadap impor tetap tinggi. Salah satu strategi untuk meningkatkan produksi adalah melalui seleksi varietas unggul berdasarkan pemahaman mengenai hubungan antara karakter agronomi dan komponen hasil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antar-karakter agronomi serta pengaruh langsung dan tidak langsungnya terhadap hasil pada tujuh varietas kedelai (Agromulyo, Dena 1, Demas 1, Dering 1, Detap 1, Denasa 1, dan Gepak Kuning). Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca Agrotechnopark, Universitas Jember, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktor tunggal dengan 10 ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA, *Duncan's Multiple Range Test* (DMRT), analisis korelasi, dan analisis lintas (*path analysis*) dengan bantuan perangkat lunak AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas berpengaruh nyata terhadap sebagian besar karakter agronomi dan hasil, kecuali jumlah cabang. Analisis korelasi mengungkapkan adanya hubungan positif yang nyata antara tinggi tanaman dengan jumlah daun, waktu kemasakan polong dengan komponen hasil, serta jumlah polong dengan jumlah biji per tanaman. Analisis lintas menunjukkan bahwa jumlah polong per tanaman memiliki pengaruh langsung terbesar terhadap jumlah biji per tanaman, sedangkan tinggi tanaman berperan sebagai variabel antara (*intervening variable*) antara waktu munculnya bunga dan jumlah daun. Jumlah polong per tanaman direkomendasikan sebagai karakter seleksi utama dalam program pemuliaan kedelai.

Description

Finalisasi Agustus 2026 Rudi H

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By