Hubungan antara Miskonsepsi dalam Materi Mengapa Kita Perlu Makan dan Minum Menggunakan Certainty Response Index (CRI) dengan Hasil Belajar IPAS pada S Peserta Didik Kelas V Di SDN Kunir Kidul 01 Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Miskonsepsi merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar
peserta didik. Miskonsepsi sendiri memiliki peran dalam proses kegiatan belajar
dalam mencapai tujuan pembelajaran. Miskonsepsi dan belajar merupakan dua hal
yang saling berhubugan. Belajar merupakan sebuah kegiatan dengan tujuan
menambah pengetahuan, keterampilan dan kecakapan yang diperoleh dari
kegiatan belajar. Miskonsepsi dan hasil belajar peserta didik merupakan dua hal
yang saling berhubungan, peserta didik yang miskonsepsinya tinggi memiliki
kemungkinan hasil belajar yang rendah.
Kendala pada peserta didik kelas V SDN Kunir Kidul 01 Lumajang yaitu
adanya kesalah pahaman terhadap materi yang dipelajari pada saat kegiatan
belajar di kelas. Hal tersebut dapat menimbulkan miskonsepsi sehingga kegiatan
pembelajaran kurang optimal, serta kurangnya komunikasi yang baik dan akan
berdampak pada hasi belajar yang menurun. Berdasarkan permasalahan tersebut
peneliti membatasi masalah yaitu miskonsepsi peserta didik yang berasal dari
faktor internal yang mempengaruhi hasil belajar siswa, sedangkan hasil belajar
yaitu hasil belajar kognitif IPAS dengan topik sistem pecernaan pada manusia.
Rumusan masalah pada penelitian ini yaitu adakah hubungan antara miskonsepsi
dalam materi mengapa kita perlu makan dan minum dengan hasil belajar IPAS
kelas V SDN Kunir Kidul 01 Kabupaten Lumajang.
Jenis penelitian yang digunakan dalah penelitian korelasional. Tes
merupakan instrumen pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini,
analisis pada penelitian ini menggunakan pendekatan analisis korelasi product
moment pearson serta uji koefisien determinasi. Penelitian dilakukan di SDN Kunir Kidul 01 Kabupaten Lumajang, Jalan
Raya Kunir Kidul Desa Kunir Kidul Kecamatan Kunir Kabupaten Lu,amjang.
Waktu penelitian dilaksanakan pada saat semester 2 (dua) tahun pelajaran
2023/2024. Subyek penelitian ini yaitu siswa kelas V SDN Kunir Kidul 01 yang
berjumlah 39 siswa, dengan rincian siswa kelas A sejumlah 20 siswa dengan 12
siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki. Sedangkan kelas B sejumlah 19 siswa
dengan 8 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki.
Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa miskonsepsi dalam materi
mengapa kita perlu makan dan minum memiliki derajad hubungan sedang dengan
hasil belajar kognitif IPAS topik sistem pencernaan manusia, koefisien korelasi
0,411 dan koefisien determinasi 16%. Segingga, dapat diartikan bahwa
miskonsepsi dalam materi mengapa kita perlu makan dan minum memberikan
kontribusi terhadap perolehan hasil belajar kognitif IPAS 16%, sedangkan 84%
lainnya dipengaruhi oleh faktor lain.
Description
Reupload file repository 25 februari 2026_agus/feren
