Kinerja Dielektrik Minyak Goreng Kelapa Sawit dengan Aditif Fenol sebagai Alternatif Isolasi Cair Transformator Daya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Transformator daya merupakan peralatan yang vital dalam penyaluran
energi listrik dari unit pembangkit menuju sistem jaringan saluran tegangan. Di
dalam transformator terdapat minyak isolasi yang berfungsi sebagai pendingin saat
transformator beroperasi. Sejauh ini, bahan baku yang digunakan untuk membuat
minyak isolasi sebagian besar masih mengandalkan minyak bumi dan bahan-bahan
tambang diantaranya yaitu ter, sulfur, logam besi, tembaga, aluminium, titanium,
timah, magnesium, krom dan perak (Marsudi, 2011) yang tidak ramah lingkungan.
Untuk itu diperlukan solusi alternatif penggunaan minyak nabati untuk mengurangi
penggunaan minyak mineral, salah satunya minyak goreng kelapa sawit. Pada
penelitian ini digunakan minyak goreng kelapa sawit dengan penambahan zat aditif
fenol untuk memperbaiki atau meningkatkan kekuatan dielektriknya.
Bahan utama yang digunakan pada penelitian ini adalah minyak goreng
kelapa sawit dan zat aditif fenol, dengan komposisi sampel uji yaitu minyak goreng
kelapa sawit murni (tanpa penambahan zat fenol) serta minyak goreng kelapa sawit
dengan variasi aditif fenol sebesar 5%, 10%, 15% dan 20% . Dalam penelitian ini
memiliki tujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan zat fenol ke dalam
minyak goreng kelapa sawit terhadap kinerja dielektriknya. Kinerja dielektrik yang
dimaksud yaitu nilai tegangan tembus dan distribusi medan listrik dengan faktor
efisiensi medan listrik pada objek uji dalam susunan elektroda standar (elektroda
setengah bola-setengah bola). Dilakukan pengujian tegangan tembus, pengujian
massa jenis (ρ) dan pengujian permitivitas (ε
r
) pada masing-masing sampel uji.
Untuk simulasi distribusi medan listrik digunakan software FEMM 4.2 dengan
input nilai tegangan tembus dan nilai permitivitas (ε
r
) dari hasil pengujian,
kemudian menentukan faktor efisiensi medan listrik (η) berdasarkan nilai kuat
medan listrik dari masing-masing sampel uji dalam susunan elektroda standar, serta mengkaji kelayakan minyak goreng kelapa sawit sebagai alternatif isolasi cair
transformator daya berdasarkan nilai tegangan tembusnya.
Dari hasil penelitian, didapatkan nilai tegangan tembus pada minyak goreng
kelapa sawit murni sebesar 14,403 kV serta didapatkan nilai tegangan tembus yang
telah layak memenuhi dari SPLN 49-1 tahun 1982 ketika penambahan fenol sebesar
15% dan 20%. Ketika penambahan fenol 15% ke dalam minyak goreng kelapa
sawit didapatkan nilai tegangan tembus sebesar 30,436 kV dengan nilai massa jenis
sebesar 0,913 gr/cm
3
, dan ketika penambahan fenol 20% ke dalam minyak goreng
kelapa sawit didapatkan nilai tegangan tembus yang semakin meningkat yaitu
sebesar 34,446 kV dengan nilai massa jenis sebesar 0,926 gr/cm
3
. Nilai tegangan
tembus minyak goreng kelapa sawit mengalami kenaikan hingga sebesar 139,16%
ketika ditambahkan zat fenol 20% dibandingkan dengan minyak goreng kelapa
sawit murni. Untuk distribusi medan listrik dalam susunan elektroda standar yang
disimulasikan dengan software FEMM 4.2 didapatkan nilai kuat medan listrik ratarata
sebesar
66,3509228
kV/cm
dan
nilai
kuat
medan
listrik
lokal
tertinggi
sebesar
127,731175
kV/cm
serta
nilai
faktor
efisiensi
medan
listrik
(η)
sebesar
0,5156
pada
pengujian
minyak
goreng
kelapa
sawit
murni
dengan
nilai
permitivitas
sebesar
7,42
F/m.
Sedangkan,
ketika
pengujian
minyak
goreng
kelapa
sawit
dengan
aditif
fenol
20%
dengan
nilai
permitivitas
sebesar
9,15
F/m
didapatkan
nilai
kuat
medan
listrik
lokal
tertinggi sebesar 305,482589 kV/cm dan nilai kuat medan listrik rata-rata
sebesar 158,683881 kV/cm serta nilai faktor efisiensi medan listrik (η) sebesar
0,5213. Hal tersebut menunjukkan bahwa tingkat homogenitas distribusi medan
listrik pada susunan elektroda standar dengan jarak sela 2,5 mm pada pengujian
minyak goreng kelapa sawit murni dan minyak goreng kelapa sawit dengan aditif
fenol 5%, 10%, 15% dan 20% adalah medan non-homogen (tidak merata) karena
nilai faktor efisiensi medan listriknya (η) ≤ 1.
Description
reupload file repositori 8 juli 2026_kurnadi
Finalisasi Maya_08 Juli 2026
