Hubungan Work Fatigue dengan Kepuasan Komunikasi pada Perawat di Unit Perawaran Khusus

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Perawat yang bekerja di unit perawatan khusus menghadapi tuntutan kerja yang tinggi, kondisi pasien yang kompleks, serta kebutuhan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat. Tuntutan tersebut berpotensi menimbulkan kelelahan kerja (work fatigue) yang mencakup aspek fisik, mental, dan emosional. Kelelahan kerja yang berlangsung secara berkelanjutan dapat memengaruhi kemampuan perawat dalam menjalankan peran profesionalnya, termasuk kemampuan berkomunikasi secara efektif. Komunikasi yang efektif dan memuaskan merupakan unsur penting dalam pelayanan keperawatan, khususnya dalam unit perawatan khusus yang menuntut koordinasi dan kerja tim yang optimal. Pemahaman mengenai hubungan antara work fatigue dan kepuasan komunikasi diperlukan sebagai dasar untuk menciptakan lingkungan kerja keperawatan yang lebih kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara work fatigue dan kepuasan komunikasi pada perawat yang bekerja di unit perawatan khusus. Desain penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan crosssectional. Seluruh perawat yang memenuhi kriteria inklusi dilibatkan sebagai responden melalui teknik total sampling sehingga diperoleh 45 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Industrial Fatigue Research Committee (IFRC) untuk mengukur tingkat kelelahan kerja dan Communication Satisfaction Questionnaire (CSQ) untuk mengukur kepuasan komunikasi. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden serta tingkat masing-masing variabel dan sub-variabel, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman’s rho untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel

Description

Reupload file repository juni Validasi file repositori 4 Juni 2026_Dea_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By