Identifikasi Kelimpahan Serta Karakteristik Mikroplastik pada Sungai Bedadung dan Unit Pengolahan 1 Ipa Tegal Besar
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
fakultas teknik
Abstract
Sampah plastik menjadi permasalahan lingkungan yang banyak ditemukan.
Sampah plastik dapat bertahan lama pada media lingkungan dan dapat terdegradasi
menjadi partikel berukuran 1 μm-5 μm (mikroplastik) yang dapat merusak
ekosistem dan menurunkan kualitas air. Sungai Bedadung dimanfaatkan sebagai
sumber air baku Perumdam Tirta Pandalungan melalui IPA Tegal Besar. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan serta karakteristik
mikroplastik pada Sungai Bedadung dan unit pengolahan 1 IPA Tegal Besar serta
untuk mengetahui hubungan suhu, pH, kekeruhan, dan kondisi pada saat sampling
terhadap kelimpahan mikroplastik.
Variabel yang digunakan meliputi variabel bebas (kalimpahan mikroplastik)
dan variabel terikat (suhu, pH, kekeruhan, kondisi pada saat sampling). Sampel air
diambil pada 6 titik yang tersebar pada Sungai Bedadung dan unit pengolahan 1
IPA Tegal Besar. Preparasi sampel dilakukan melalui tahap Wet Sieving, Transfer
Sieved Solids, WPO, dan Pemisahan padatan. Karakteristik mikroplastik diamati
menggunakan mikroskop Stereo Olympus BX53 perbesaran 4× dan
spektrofotometer FTIR. Data penelitian dianalisis menggunakan Regresi Pisson.
Hasil penelitian menunjukkan mikroplastik paling banyak ditemukan pada
Sungai Bedadung setelah pencampuran dengan kelimpahan 837 partikel/L
(sampling ke-1) dan 1060 partikel/L (sampling ke-2). Mikroplastik ditemukan pada
ukuran 1-50 µm, 51-100 µm, 101-500 µm, dan 501-5000 µm. Warna mikroplastik
yang ditemukan berupa hitam, kuning, merah, transparan, putih, biru, dan hijau.
Bentuk mikroplastik yang ditemukan berupa fiber, fragmen, foam, pellet, dan film.
Jenis Polimer yang ditemukan pada sampling ke-1 dan ke-2 yaitu, nylon, nitrile,
EVA, latex, ABS, PET, PP, PC, LDPE, CA, HDPE, Poly, PVC, PU, PS, dan PTFE.
Hasil analisis Regresi Poisson menunjukkan adanya hubungan signifikan antara
kelimpahan mikroplastik dengan suhu, pH, dan kekeruhan. Kondisi pada saat
sampling menunjukkan hubungan tidak signifikan dengan kelimpahan mikroplastik
(P-Value > 2,83×10−1).
Description
Reupload file repository 6 februari 2026_agus/feren
