Kajian Semantik Nama Diri Generasi Z
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Bahasa digunakan manusia sebagai penamaan benda dan peristiwa yang
ada di dunia. Penamaan dilakukan manusia untuk membatasi penyebutan pada
segala sesuatu termasuk pada penamaan seseorang. Penamaan seseorang bukan
hanya sebatas kata saja, melainkan juga mempunyai makna. Makna nama diri
sangat
bergantung
pada si pemberi nama dengan alasan yang
melatarbelakanginya. Makna pada nama diri dapat ditelusuri menggunakan kajian
semantik. Dalam penelitian ini, objek kajian yang digunakan ialah nama diri
generasi Z. Nama diri generasi Z telah terpengaruh perubahan sosiokultural dan
kemajuan teknologi sehingga banyak ditemukan pola bahasa asing pada nama.
Berdasarkan hal tersebut, dalam penelitian ini terdapat dua permasalahan yang
dibahas yaitu (1) pola nama diri generasi Z berdasarkan bahasa asalnya dan (2)
makna nama diri generasi Z.
Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah
kualitatif. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif.
Sumber data dalam penelitian ini berupa nama diri generasi Z dengan
pertimbangan khusus yakni sampel diambil dari mahasiswa Universitas Jember
yang termasuk pada generasi Z atau kelahiran 1995—2010. Data tersebut
diperoleh dari hasil kuesioner yang disebar serta wawancara kepada orang tua.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu kuesioner dan wawancara. Teknik
analisis data yang digunakan yaitu teknik padan referensial dan teknik padan
translasional. Dalam penelitian ini digunakan instrumen pengumpul data dan
instrumen penganalisis data. Instrumen pengumpul data terdiri dari instrumen
utama yang bertugas untuk mengumpulkan data nama diri generasi Z dan
instrumen pembantu yang berupa tabel pengumpul data. Instrumen penganalisis
data terdiri dari instrumen utama yang bertugas menganalisis data dan instrumen
pembantu yang berupa tabel analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola nama diri generasi Z
berdasarkan bahasa asalnya berasal dari bahasa nasional; kombinasi bahasa
nasional dan bahasa daerah; kombinasi bahasa nasional dan bahasa kuno;
kombinasi bahasa nasional dan bahasa asing; kombinasi bahasa nasional, bahasa
asing, dan bahasa daerah; kombinasi bahasa nasional, bahasa asing, dan bahasa
kuno; bahasa kuno; kombinasi bahasa kuno dan bahasa asing; bahasa asing;
kombinasi dua bahasa asing; kombinasi serta bahasa asing dan bahasa daerah.
Jadi, terdapat nama diri generasi Z yang berasal dari satu bahasa serta kombinasi
dua atau tiga bahasa yang berbeda. Sementara itu, ditemukan lima makna pada
nama diri generasi Z yaitu (1) nama yang bermakna bentuk syukur, (2)
kewibawaan, (3) harapan atau tujuan baik, (4) sifat baik, dan (5) sifat benda.
Saran dari penelitian ini yaitu (1) bagi guru atau dosen disarankan
membaca hasil penelitian ini untuk memantau perkembangan linguistik khususnya
pada kajian semantik nama diri yang berkaitan dengan bentuk kata (lingual) dan
makna, (2) bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia disarankan
membaca hasil penelitian ini untuk menambah wawasan dalam mengetahui hal
hal yang dikaji dalam semantik, (3) bagi masyarakat disarankan membaca hasil
penelitian ini agar dapat dijadikan acuan para orang tua dalam memberikan nama
untuk anak-anaknya, dan (4) bagi peneliti selanjutnya, hasil penelitian ini dapat
dijadikan sumber rujukan tambahan untuk penelitian yang sebidang dengan kajian
yang lebih luas karena masih banyak hal-hal yang harus dikaji pada penamaan
diri, terutama pada nama diri di generasi-generasi selanjutnya.
Description
Reupload file repositori 11 februari 2026_PKL Fani/Firli
