Efektivitas Media Kerang Dan Inokulasi Zeolit Pada Upflow Anaerobic Dalam Menurunkan Kadar Cod Pada Limbah Cair Industri Tahu : Studi Kasus DI PT X
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Air limbah industri tahu memiliki beban organik yang tinggi, menghasilkan nilai *Chemical Oxygen Demand* (COD) yang jauh melampaui standar baku mutu efluen sebesar 300 mg/L. Penelitian ini mengevaluasi media cangkang dan zeolit yang diinokulasi dengan kotoran sapi sebagai pembawa biofilm dalam reaktor anaerobik aliran ke atas (*upflow*) skala laboratorium untuk mengolah air limbah tahu, dengan mengamati pengaruh waktu tinggal hidrolis (*Hydraulic Retention Time*/HRT) selama 8, 16, 24, dan 48 jam. Reaktor akrilik berkapasitas 4,5 L dioperasikan secara duplo untuk setiap jenis media setelah tahap inokulasi, *seeding*, dan aklimatisasi. Data COD dan pH dianalisis secara statistik menggunakan *Linear Mixed Model*. Zeolit yang diinokulasi mencapai efisiensi penyisihan tertinggi dalam satu kali pengujian (36,29% pada HRT 48 jam), sedangkan media cangkang menunjukkan tingkat penyisihan yang lebih konsisten (28,39% dan 15,52%) serta kemampuan penyangga pH yang lebih baik (6,1–6,3) melalui pelarutan kalsium karbonat, berbeda dengan zeolit yang mengandalkan pertukaran ion yang lebih lemah (pH 4,5–5,1). Salah satu replikat zeolit menunjukkan nilai degradasi negatif (29,46%) yang dikaitkan dengan peristiwa lisis sel. Jenis media memberikan pengaruh yang lebih kuat terhadap COD dibandingkan HRT, yang mengindikasikan bahwa kedua media tersebut menjanjikan namun memerlukan optimalisasi lebih lanjut.
Description
Finalisasi Agustus 2026 Rudi H
