Implementasi Terapi Buerger Allen Exercise pada Pasien Diabetes Melitus dengan Perfusi Perifer Tidak Efektif di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang dapat menyebabkan gangguan mikro dan makrovaskular yang dapat menyebabkan masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif. Penurunan perfusi perifer dapat dinilai melalui ABI. Salah satu intervensi yang bisa dilakukan adalah program rehabilitasi vaskular dengan Buerger Allen Exercise. Tujuan studi kasus ini adalahmenggambarkan implementasi Buerger Allen Exercise pada pasien DM dengan perfusi perifer tidak efektif di RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Desain penulisan ini menggunakan studi kasus. Partisipan penelitian ini adalah Ny. S yang dirawat di Ruang Melati RSUD dr. Haryoto Lumajang dengan diagnosis medis Diabetes Melitus, usia 58 tahun, mengalami masalah keperawatan perfusi perifer tidak efektif, composmentis bersedia menjadi partisipan, tidak mengalami gangren atau ulkus diabetikum kronik, dipsnea, nyeri dada, edema, dan nyeri pada kaki, fraktur atau dislokasi pada ekstremitas bagian bawah dan kecemasan terhadap pelaksanaan latihan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny. S memenuhi seluruh tanda mayor perfusi perifer tidak efektif, yaitu pengisian kapiler >3 detik, nadi perifer tidak
teraba, warna kulit pucat, akral teraba dingin,turgor kulit menurun, Selain itu, ditemukan 2 tanda minor yaitu parastesia dan ABI Right 0,86 Left 0,90. Intervensi
yang dilakukan adalah Buerger Allen Exercise yang dilakukan selama 5 hari dengan frekuensi 1x per hari berdurasi 15-20 menit. Setelah implementasi, Ny. S. menunjukkan adanya perbaikan perfusi perifer, ditandai dengan peningkatan ABI Right 1,0 Left 1,0, pengisian kapiler <2 detik, akral hangat, warna kulit kemerahan, berkurangnya kesemutan, disertai penurunan GDA dari 200 mg/dL menjadi 185
mg/dL.
Berdasarkan hasil studi kasus ini, implementasi Buerger Allen Exercise dapat memperbaiki perfusi perifer tidak efektif pada pasien DM. Intervensi ini dapat dijadikan masukkan bagi perawat untuk mengajarkan Buerger Allen Exercise kepada pasien diabetes melitus. Dari hasil tersebut peneliti selanjutnya disarankan dapat mengembangkan terapi ini serta melakukan penelitian dalam durasi yang lebih panjang.
Description
Finalisasi Maya_09 Juli 2026
