Pengaruh Pemberian Minyak Ikan Lemuru (Sardinella longiceps) terhadap Perbaikan Atrofi Otot Temporalis pada Tikus Kekurangan Gizi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Kedokteran Gigi

Abstract

Kekurangan gizi merupakan kondisi yang sering dijumpai di Indonesia dan dapat menyebabkan terganggunya fungsi fisik individu. Salah satu bentuk kekurangan gizi adalah kekurangan protein, yang dapat mengganggu keseimbangan sintesis dan degradasi protein sehingga memicu terjadinya atrofi otot. Atrofi dapat terjadi pada otot pengunyahan, termasuk otot temporalis yang berperan penting dalam proses mastikasi. Atrofi otot temporalis dapat menyebabkan gangguan pengunyahan, penurunan ketebalan otot, serta deviasi rahang yang mengganggu estetika wajah. Oleh karena itu, diperlukan suplementasi nutrisi yang dapat meningkatkan sintesis protein untuk memperbaiki kondisi tersebut. Asupan mikronutrien seperti asam lemak tak jenuh ganda omega-3 (n-3 PUFA), diketahui berperan dalam meningkatkan sintesis protein otot melalui aktivasi jalur mammalian target of rapamycin (mTOR) serta menekan degradasi protein dengan menghambat jalur proinflamasi NF-κB. Sumber n-3 PUFA dapat diperoleh dari minyak ikan, salah satunya ikan lemuru. Minyak ikan lemuru memiliki kandungan n-3 PUFA yang tinggi sehingga berpotensi sebagai sumber nutrisi untuk mendukung pemulihan atrofi otot. Namun, hingga saat ini belum banyak penelitian yang secara khusus mengkaji pengaruh minyak ikan lemuru terhadap atrofi otot temporalis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian minyak ikan lemuru terhadap perbaikan atrofi otot temporalis pada tikus kekurangan gizi.

Description

Validasi dan Finalisasi Repositori File 29 Juli 2026_Kholif Basri

Citation

Harvard Style

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By