Gambaran Literasi Gizi pada Remaja Putri di SMP Negeri 3 Jember
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Prevalensi penyakit kronis yang berhubungan dengan gizi terus meningkat dari
tahun ke tahun sehingga peran gizi dan pola makan terhadap etiologi penyakit
menjadi semakin penting. Memperbaiki kualitas gizi, mengoptimalkan pola makan
dan mengubah perilaku makan tidak sehat merupakan upaya praktis untuk
pencegahan primer penyakit kronis terkait gizi pada remaja. Pola makan merupakan
salah satu perilaku yang dapat dimodifikasi untuk membantu mengurangi risiko
kardio-metabolik dan mencegah penyakit tidak menular. Sejauh mana individu
khususnya remaja memperoleh informasi terkait gizi, mengolah informasi tersebut
dan memahami informasi yang diperoleh sehingga mampu mengambil keputusan
yang tepat mengenai gizi, erat kaitannya dengan konsep gizi yang dikenal dengan
istilah literasi gizi atau literasi gizi merupakan faktor penting yang mempengaruhi
kebiasaan makan. individu yang sehat.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan literasi gizi pada remaja putri
di SMP Negeri 3 Jember. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengetahui
gambaran literasi gizi pada remaja putri di SMP Negeri 3 Jember. Desain penelitian
kuantitatif dengan rancangan cross-sectional dan analisis deskriptif. Populasi
penelitian adalah remaja putri kelas VII, VIII, dan IX di SMP Negeri 3 Jember
dengan jumlah sampel sebanyak 200 siswi sesuai kriteria inklusi. Pengambilan data
menggunakan kuisioner dengan Adolescent Nutrition Literacy Scale (ANLS)
dengan skala Likert 4 poin (sangat tidak setuju, tidak setuju, setuju, dan sangat
setuju). Indikator yang diukur mencakup literasi gizi fungsional, interaktif, dan
kritikal. Teknik analisa data penelitian ini berupa analisa univariant untuk
mendapatkan gambaran atau distribusi frekuensi literasi gizi remaja putri. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi gizi remaja putri sebagian
besar berada pada tingkat literasi gizi sedang yaitu sebesar 169 (84,5%). Indikator
literasi gizi fungsional sebagian besar responden berada pada tingkat sedang
sebesar 157 (78,5%), literasi gizi interaktif sebagian besar responden berada pada
tingkat sedang sebesar 162 (81%), dan literasi gizi kritis sebagian besar responden
berada pada tingkat sedang. tingkat sedang sebesar 153 (76,5%). Mayoritas
responden berusia 14 tahun dan memiliki IMT normal. Pendidikan terakhir orang
tua mayoritas adalah sarjana. Responden sebagian besar mengakses informasi gizi
dalam sebulan terakhir melalui media tidak langsung. Mayoritas responden juga
sudah mendapat penyuluhan gizi dan hambatan utama dalam mencari informasi gizi
yaitu kesulitan dalam mempercayai kredibilitas informasi gizi.
Description
Reupload File Repositori 19 Februari 2026_Rudi H/Ardi
