Hubungan Lama Pengobatan dengan Resiliensi Orang Tua dalam Merawat Anak Pneumonia

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keperawatan

Abstract

Pneumonia masih menjadi salah satu masalah kesehatan utama pada anak usia balita karena berkontribusi besar terhadap angka kesakitan dan kematian, baik secara global maupun nasional. Penatalaksanaan pneumonia memerlukan terapi yang tepat dan berkesinambungan dengan durasi pengobatan yang bervariasi, bergantung pada tingkat keparahan penyakit serta respons klinis anak. Lama pengobatan yang dijalani anak tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga berdampak pada aspek fisik, psikologis, dan emosional orang tua sebagai pengasuh utama. Kondisi tersebut menuntut orang tua memiliki kemampuan untuk bertahan dan beradaptasi agar tetap mampu menjalankan peran perawatan secara optimal. Resiliensi orang tua merupakan kemampuan individu dalam menghadapi tekanan, mengelola stres, serta bangkit kembali saat berada dalam situasi sulit, termasuk ketika merawat anak yang mengalami penyakit seperti pneumonia. Tingkat resiliensi yang baik dapat membantu orang tua menjaga kestabilan emosi, meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan, serta menciptakan lingkungan perawatan yang mendukung proses penyembuhan anak. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa faktor psikososial orang tua berpengaruh terhadap keberhasilan perawatan dan lama penyembuhan anak. Namun, kajian yang secara khusus membahas hubungan antara lama pengobatan pneumonia dengan tingkat resiliensi orang tua, terutama di tingkat pelayanan kesehatan primer, masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik korelasional dan metode cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 110 orang tua yang memiliki anak penderita pneumonia di wilayah kerja Puskesmas Sumbersari dan Puskesmas Bangsalsari, Kabupaten Jember, yang dipilih menggunakan teknik random sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data lama pengobatan diperoleh dari rekam medis anak, sedangkan tingkat resiliensi orang tua diukur menggunakan kuesioner Connor-Davidson Resilience Scale (CD-RISC) versi Indonesia. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman’s rho.

Description

Reupload Repository 12 Mei-agus :: Finalisasi Repositori File 12 Mei 2026_Kurnadi

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By