Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) sebagai Upaya Ketercapaian SDGS Ke-6 dan Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan
| dc.contributor.author | Devi Shal Syabila | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-07T22:01:19Z | |
| dc.date.issued | 2025-08-21 | |
| dc.description | :: Finalisasi Repositori File 8 Juni 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Latar belakang: Pemenuhan air bersih dan sanitasi layak berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat serta pencapaian SDGs ke-6. Studi Environmental Health Risk Assessment dapat menggambarkan kondisi sanitasi dan perilaku higiene yang berpengaruh terhadap kejadian penyakit berbasis lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai indeks risiko sanitasi sebagai upaya ketercapaian SDGs ke-6 dan pencegahan penyakit berbasis lingkungan di Kecamatan Sukowono Kabupaten Jember. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang menggunakan pendekatan studi EHRA. Jumlah sampel sebanyak 40 responden di setiap desa yang menjadi area studi diantaranya Desa Mojogemi, Desa Sumber Wringin, Desa Sukorejo, dan Desa Baletbaru. Pengambilan data diperoleh melalui wawancara dan observasi menggunakan kuesioner dalam pedoman pelaksanaan EHRA. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat dan perhitungan Indeks Risiko Sanitasi (IRS). Hasil: Hasil penelitian menunjukan karakteristik responen sebagian besar merupakan ibu berusia 41-45 tahun, pendidikan terakhir tamatan SD, dan status rumah milik sendiri. Hasil penilaian risiko kesehatan lingkungan menunjukan nilai IRKL tertinggi di Desa Sumber Wringin yang mencapai 189,2 dengan kategori risiko sangat tinggi. Hasil rata-rata nilai IRKL di Kecamatan Sukowono mencapai 186,3 dengan kategori risiko sangat tinggi. Hasil capaian SDGs ke-6 di Kecamatan Sukownono masih belum mencapai target yang ditetapkan pada tahun 2030. Simpulan: Hasil penilaian risiko kesehatan lingkungan di Kecamatan Sukowono termasuk dalam kategori risiko sangat tinggi. Aspek perilaku hiegine memiliki nilai risiko kesehatan tertinggi dan menjadi permasalahan utama di Kecamatan Sukowono. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Dr. Isa Ma'rufi, S. KM., M.Kes. DPA: Dr. Khoiron, S. KM., M.Sc. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8199 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Kesehatan Masyarakat | |
| dc.subject | EHRA | |
| dc.subject | Sanitasi | |
| dc.subject | SDGs 6 | |
| dc.subject | Diare | |
| dc.title | Studi Environmental Health Risk Assessment (EHRA) sebagai Upaya Ketercapaian SDGS Ke-6 dan Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan | |
| dc.type | Other |
