Pengujian Interferensi pada Analisis Kafein Menggunakan Elektroda Komposit PTFE/ Grafit/ Kompleks Co-(II) Kafein dengan Metode Flow Injection Potentiometry

Abstract

Kafein merupakan senyawa alkaloid golongan metilxantin yang banyak terdapat dalam kopi dan menjadi salah satu parameter penting dalam pengawasan mutu produk pangan dan minuman. Analisis kafein memerlukan metode yang memiliki sensitivitas dan selektivitas tinggi agar diperoleh hasil yang akurat. Kafein termasuk dalam senyawa alkaloid yang secara alami terdapat pada lebih dari 60 spesies tumbuhan, antara lain kopi, teh, kakao, guarana, kacang kola dan yerbe mate. Tumbuhan-tumbuhan tersebut diketahui mengandung berbagai senyawa metilxantin selain kafein, seperti teofilin dan teobromin, serta mineral dan ion logam, di antaranya besi (Fe), mangan (Mn), dan seng (Zn). Keberadaan senyawa-senyawa tersebut berpotensi mempengaruhi proses analisis kafein karena dapat menimbulkan interferensi terhadap respon analit, terutama pada metode analisis yang memanfaatkan interaksi kimia antara analit dan permukaan elektroda. Metode potensiometeri yang dikombinasikan dengan sistem flow injection potentiometry merupakan salah satu alternatif analisis yang sederhana, cepat dan ekonomis serta mampu memberikan analisis dengan laju tinggi dan penggunaan volume sampel yang relatif kecil. Kinerja metode ini sangat dipengaruhi oleh karakteristik elektroda, terutama sensitivitas dan selektivitasnya terhadap analit. Penelitian ini menggunakan elektroda komposit berbasis PTFE/Grafit/Kompleks Co-(II)-kafein, dimana grafit berfungsi sebagai penghantar elektron, PTFE sebagai matriks pengikat dan kompleks Co-(II)-kafein sebagai material aktif yang memberikan respon selektif terhadap kafein. Proses penelitian ini diawali dengan sintesis kompleks Co-(II)-kafein menggunakan metode reagen parry yang selanjutnya digunakan sebagai material aktif dalam pembuatan elektroda komposit PTFE/Grafit/Kompleks Co-(II)-kafein. Elektroda yang telah dibuat diaplikasikan pada sistem Elektroda yang telah dibuat diaplikasikan pada sistem flow injection potentiometry menggunakan buffer asetat pH 5 sebagai larutan pembawa volume injeksi 100 µL, dan laju alir 2 mL/menit. Karakteristik elektroda dievaluasi melalui kurva kalibrasi larutan standar kafein, kemudian dilakukan uji interferensi menggunakan Mn, Zn, Fe dan teofilin pada berbagai variasi konsentrasi untuk mengetahui pengaruhnya terhadap sensitivitas dan respon elektroda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberadaan ion logam Mn, Zn, Fe dan senyawa teofilin mempengaruhi sensitivitas elektroda komposit PTFE/Grafit/Kompleks Co-(II)-kafein yang ditunjukkan oleh perubahan nilai slope pada masing-masing larutan standar kafein yang ditambahkan zat interferen. Perubahan nilai slope kurva kalibrasi dari 7,7484 mV/dekade menjadi 1,0573; 0,5537; 1,3163; dan 1,1596 mV/dekade secara berturut-turut untuk interferensi Mn, Zn, Fe, dan teofilin. Variasi konsentrasi masing-masing interferen juga menyebabkan perubahan respon potensial elektroda, dimana perubahan beda potensial terbesar dihasilkan oleh Fe, Mn, Zn dan teofilin sebesar -11,93 mV (3,846×10⁻⁴M), 10,60 mV (3,846×10⁻⁴M), 14,90 mV (3,846×10⁻5M), dan 21,80 mV (3,846×10⁻⁴M). Hasil tersebut menunjukkan bahwa keberadaan ion logam dan teofilin dapat menggangu interaksi antara kafein dan kompleks Co(II)-kafein pada permukaan elektroda sehingga mempengaruhi sensitivitas dan selektivitas elektroda.

Description

Finalisasi Repository/HASYIM Agustus 2026

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By