Tata Kelola Penanggulangan Bencana Alam Dalam Mendukung Mitigasi di Kabupaten Jombang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Abstract
Kabupaten Jombang merupakan wilayah dengan risiko tingkat tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya bencana banjir dan tanah longsor. Berdasarkan data Indeks Ketahanan Daerah tahun 2024, efektivitas pencegahan dan mitigasi bencana di Kabupaten Jombang hanya memperoleh nilai sebesar 0,35 yang termasuk dalam kategori rendah. Hal ini menunjukkan adanya kesenjangan antara kapasitas tata kelola penanggulangan bencana dengan kebutuhan mitigasi di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis tata kelola penanggulangan bencana di Kabupaten Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis deskriptif studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan lokasi penelitian di BPBD Kabupaten Jombang, Desa Kademangan, dan Desa Sambirejo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola penanggulangan bencana telah dilaksanakan berdasarkan lima dimensi disaster governance, yakni pengembangan kebijakan, pengembangan organisasi, peningkatan kapasitas, implementasi, dan partisipasi luas melalui pendekatan pentahelix. Upaya mitigasi dilakukan melalui langkah struktural seperti pembangunan talud, pemasangan sistem peringatan dini, dan penanaman pohon di kawasan perbukitan. Sementara itu, langkah nonstruktural dilakukan melalui pembentukan Desa/Kelurahan Tanggap Bencana dan penetapan zona rawan. Meskipun demikian, efektivitas pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemeliharaan infrastruktur, penolakan masyarakat terhadap relokasi, dan partisipasi aktor yang masih bersifat situasional.
Description
Approved by Teddy
