Proses Koneksi Matematis Siswa SMP dalam Menyelesaikan Masalah Geometri Berdasarkan Kecerdasan Logis Matematis
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Salah satu tujuan pembelajaran matematika adalah koneksi antar konsep
dalam matematika dan penggunaannya dalam memecahkan masalah. Koneksi
matematis adalah keterkaitan antar konsep dalam matematika, keterkaitan antar
konsep matematika dengan disiplin ilmu yang lain dan keterkaitan antar konsep
matematika dengan dunia nyata atau dalam kehidupan sehari-hari. Apabila siswa
dapat menghubungkan konsep-konsep matematika secara matematis, maka siswa
akan memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan dapat bertahan lebih lama.
Koneksi matematis dalam penelitian ini meliputi 2 aspek yaitu koneksi internal
dan koneksi eksternal. Koneksi internal adalah hubungan antar konsep
matematika. Koneksi eksternal adalah hubungan matematika dengan diluar
matematika atau dengan kehidupan sehari-hari.
Salah satu materi dalam Matematika adalah geometri. Masalah dalam
geometri sering dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Dalam menyelesaikan
masalah tersebut, siswa perlu memahami informasi yang dapat diambil dari
masalah yang diberikan. Selain itu, siswa perlu mengidentifikasi dari informsi
yang diperoleh apa yang diketahui dan yang ditanya. Untuk beberapa soal, tentu
siswa harus mengubah informasi pada masalah dalam bahasa matematika. Siswa
akan dapat melakukan hal tersebut, jika siswa dapat memahami masalah dengan
baik. Setelah itu, siswa menyusun rencana dalam menyelesaikan masalah tersebut,
kemudian menyelesaikannya. Pada tahap akhir siswa melakukan mengecekan
ulang atas jawabannya. Tentunya kecerdasan siswa diperlukan dalam hal ini.
Salah satu kecerdasan yang berkaitan dengan matematika adalah
kecerdasan logis matematis. Kecerdasan logis matematis adalah kemampuan seseorang dalam mengolah bilangan dan menginterpretasikannya dalam
menyelesaikan permasalahan matematika. Kecerdasan logis matematis dalam
penelitian ini menggunakan idikator yaitu: Siswa dapat menyelesaikan
perhitungan matematika sederhana; siswa dapat menentukan bilangan dalam deret
matematika; dan siswa dapat dalam menyelesaikan soal cerita logika (penalaran)
matematika.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses koneksi
matematis siswa SMP dengan kecerdasan logis matematis tinggi, siswa dengan
kecerdasan logis sedang, dan siswa dengan kecerdasan logis matematis rendah
dalam menyelesaikan masalah geometri berdasarkan langkah pemecahan masalah
Polya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah tes kecerdasan logis matematis, tes
pemecahan masalah geometri, pedoman wawancara, serta lembar validasi tes dan
lembar validasi pedoman wawancara. Sebelum tes kecerdasan logis matematis
digunakan untuk menentukan subjek penelitian, tes diujicobakan terlebih dahulu
untuk mendapatkan kualitas tes yang baik.
Setelah tes kecerdasan logis matematis hasil uji coba dilakukan, maka
ditentukan 3 subjek penelitian untuk diberikan tes pemecahan masalah geometri
kemudian dilakukan wawancara kepada subjek terpilih. Selanjutnya semua data
yang diperoleh dianalisis. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan siswa
dengan kecerdasan logis matematis tinggi mampu menyelesaikan tes pemecahan
maslah geometri secara lengkap sesuai dengan tahapan-tahapan pemecahan
masalah Polya yaitu: memahami masalah, menyusun rencana, melaksanakan
rencana, dan mengecek kembali. Siswa dengan kecerdasan logis matematis tinggi
melakukan baik koneksi internal dan koneksi eksternal pada tiap-tiap langkah
pemecahan masalah. Sedangkan Siswa dengan kecerdasan logis matematis sedang
dan rendah melakukan koneksi internal maupun koneksi eksternal namun tidak
lengakap pada setiap langkah pemecahan masalah.
Description
Reupload file repositori 24 februari 2026_Kurnadi
