Meta-Analisis Pengaruh Tingkat Penyangraian dan Jenis Biji Kakao terhadap Komponen Kimia dan Aktivitas Antioksidannya
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Kandungan nutrisi dalam biji kakao bergantung pada varietas dan proses
pengolahan. Penyangraian merupakan salah satu tahapan penting dalam
pengolahan biji kakao yang dapat menyebabkan beberapa perubahan pada
komponen kimia, termasuk senyawa aktif yang berpotensi sebagai antioksidan di
dalamnya. Sejumlah penelitian terkait pengaruh tingkat penyangraian (suhu dan
waktu) serta jenis dan asal kakao terhadap komponen kimia dan aktivitas
antioksidannya menghasilkan kesimpulan yang bervariasi. Diperlukan metode
analisis untuk merangkum berbagai hasil penelitian dengan topik sejenis untuk
mendapatkan kesimpulan yang lebih luas dan objektif, yaitu menggunakan meta
analisis. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh tingkat penyangraian dan
jenis biji kakao terhadap perubahan komponen kimia (lemak, protein, karbohidrat,
katekin, epikatekin, total fenolik) serta aktivitas antioksidannya melalui kajian
meta-analisis. Tahapan penelitian meliputi pencarian literatur, analisis dan seleksi
sumber pustaka, ekstraksi data, serta sintesis kuantitatif. Proses seleksi pustaka
dilakukan dengan mengikuti kaidah PRISMA (Preferred Reporting Items for
Systematic Reviews and Meta-Analyses) hingga terkumpul 17 artikel yang
memenuhi kriteria inklusi dari total 327 literatur potensial.
Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa secara keseluruhan empat tingkat
penyangraian (light, normal, strong, over) berpengaruh signifikan terhadap
penurunan lemak, protein, epikatekin, total fenolik, dan aktivitas antioksidan biji
kakao, tetapi pada katekin menyebabkan kenaikan signifikan. Hanya parameter
karbohidrat yang tidak menunjukkan adanya perbedaan signifikan. Tingkat strong
roasting (140ºC-160ºC selama 20-40 menit) yang menyebabkan perubahan paling
tinggi pada semua parameter yang dianalisis. Perubahan kandungan lemak, protein,
karbohidat, katekin, dan epikatekin paling tinggi atau banyak terjadi pada biji kakao
Description
Reaploud Repoaitory 16 Maret_agus
