Sustainable Living Masyarakat Lokal di Wisata Skyfarm Glenmore Banyuwangi

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Kesadaran terhadap pentingnya pelestarian lingkungan telah mendorong perubahan signifikan menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah memperlihatkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan melalui peluncuran program "Banyuwangi Hijau." Integrasi dimensi lingkungan, sosial, dan ekonomi menjadi strategi yang mendukung kehidupan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Peluang dalam mencapai tujuan keberlanjutan menginspirasi pengembangan destinasi wisata yang mengusung konsep serupa di Banyuwangi. Contoh konkret dari Sustainable Living dapat dilihat melalui agrowisata Skyfarm Glenmore di Banyuwangi. Konteks ini menunjukkan bahwa ekonomi harus berfungsi untuk memenuhi kebutuhan dasar semua individu tanpa melampaui batas-batas ekologis yang menopang kehidupan di bumi. Pariwisata juga harus mengutamakan hak dan kepentingan masyarakat lokal, bukan hanya keuntungan bagi wisatawan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis Sustainable Living Masyarakat Lokal di wisata Skyfarm Glenmore Banyuwangi. Lokasi penelitian dilakukan dengan menggunakan purposive area, yang bertempat di Dusun Krajan, Desa Tegalharjo, Kecamatan Glenmore, Kab. Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan observasi partisipan, wawancara mendalam, focus group discussion dan dokumen. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Skyfarm Glenmore telah mengintegrasikan konsep sustainable living dalam operasionalnya dengan menerapkan prinsip Triple Bottom Line (TBL) people, planet, dan profit. Prinsip planet, melalui pertanian regeneratif menggunakan pupuk organik dan teknologi smart farming. Sistem pemanenan air hujan dan teknologi reverse osmosis digunakan dalam pengelolaan air untuk menghasilkan air minum yang bersih dalam mendukung kemandirian air. Penggunaan panel surya untuk berbagai keperluan dalam sistem irigasi pintar dan operasional mesin jahit. Prinsip profit pada produksi organik dalam konsep desa serat diterapkan dengan menanam kapas, kenaf, dan abaca, serta memproduksi fesyen berbahan organik dengan melibatkan masyarakat lokal. Pengelolaan sampah dilakukan melalui metode pirolisis yang mengubah plastik menjadi bahan bakar mesin industri, serta bio konverter yang memanfaatkan larva maggot untuk mengurai sampah organik. Prinsip people, keterlibatan masyarakat lokal sangat penting dalam menciptakan sustainable living, terdapat 270 kepala keluarga mendukung upaya keberlanjutan melalui Skyfarm Glenmore. Skyfarm Glenmore memanfaatkan bahan baku lokal untuk produk ramah lingkungan dan melibatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan melalui edukasi dan pelatihan. Kerja sama dengan bank sampah melibatkan pemisahan, pemilahan, dan daur ulang limbah memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan. Masyarakat lokal menunjukan kesadaran terkait potensi ekonomi dari pengelolaan sampah yang berdampak positif pada pola pikir praktik hidup berkelanjutan. Keberlanjutan jangka panjang menjadi penting untuk menjaga lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Dukungan lokal menjadi kunci keberhasilan, memberikan masyarakat tujuan hidup yang lebih baik dan harmoni dengan alam. Skyfarm Glenmore telah menjadi identitas baru Desa Tegalharjo, simbol kemajuan dan kebanggaan. Hubungan yang saling menguntungkan dengan masyarakat setempat menciptakan ekosistem berkelanjutan yang mendukung perkembangan dan membangun identitas desa wisata yang ramah lingkungan.

Description

Reuploud file repositori 6 Feb 2026_Firli

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By