Analisis Keterampilan Berpikir Analitis Siswa SMA pada Materi Suhu dan Kalor dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL)
| dc.contributor.author | Ajeng Putri Utami | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-17T02:46:14Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-15 | |
| dc.description | Reuploud Repository hasyim Juni 2026 | |
| dc.description.abstract | Pendidikan merupakan hasil dari kemajuan suatu bangsa yang dibangun berdasarkan pandangan hidup bangsa itu sendiri. Kurikulum Merdeka Belajar menitikberatkan pada pengembangan keterampilan abad 21, seperti keterampilan berpikir. Pendidikan modern menekankan pentingnya keterampilan berpikir analitis, terutama pada bidang sains seperti fisika. Pembelajaran fisika menuntut keterampilan siswa untuk mengamati, bereksperimen, dan menganalisis, namun di sekolah masih banyak ditemui kendala karena siswa kurang memahami materi yang disampaikan secara konvensional, terutama pada materi suhu dan kalor yang dianggap sulit akibat kebingungan dalam memahami konsep serta minimnya praktikum sederhana. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan pengembangan bahan ajar berupa LKPD yang dirancang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) agar pembelajaran lebih kontekstual dan mampu melatih keterampilan berpikir analitis siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis keterampilan berpikir analitis siswa SMA pada materi suhu dan kalor dengan menerapkan model PBL. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif, menyajikan gambaran mengenai konsep keterampilan berpikir analitis siswa SMA dalam materi suhu dan kalor dengan menggunakan model PBL. Tahapan penelitian yang dilakukan antara lain tahapan perencanaan penelitian, studi awal, pengumpulan data, analisis data, dan penyusunan proposal. Penelitian dilakukan di SMA Negeri Darussholah Singojuruh pada tahun ajaran 2025/2026. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menganalisis keterampilan berpikir analitis siswa SMA melalui penerapan model PBL yang diukur melalui tiga indikator berpikir analitis, yaitu membedakan, mengorganisasi, dan mengatribusi menunjukkan bahwa keterampilan berpikir analitis siswa berada pada ketegori baik, yang terlihat dari data observasi, LKPD, dan dokumentasi. Siswa mampu menguraikan masalah menjadi bagian kecil (membedakan), menyusun informasi secara sistematis (mengorganisasi), serta menggabungkan informasi untuk menarik kesimpulan yang tepat (mengatribusi). Setiap langkah dalam PBL terbukti melatih ketiga indikator tersebut, mulai dari orientasi masalah hingga penarikan kesimpulan. Meskipun demikian, penelitian ini mengalami beberapa hambatan, meliputi keterbatasan waktu dalam penerapan model Problem Based Learning (PBL), terutama pada tahap melakukan penyelidikan dan mengembangkan hasil penyelidikan, serta kurangnya pengalaman siswa dalam melakukan praktikum sehingga penggunaan alat belum optimal. Selain itu, referensi dalam penyusunan LKPD masih terbatas, variasi bentuk soal belum maksimal, dan keterampilan berpikir analitis siswa belum merata, khususnya pada indikator mengorganisasi dan mengatribusi. Solusi yang dilakukan yaitu mengatur waktu pembelajaran secara lebih efektif, menyederhanakan kegiatan percobaan, serta memberikan penjelasan dan bimbingan selama praktikum. Peneliti juga memperkaya referensi LKPD, melakukan penyesuaian LKPD secara bertahap, serta memberikan pendampingan dan pertanyaan reflektif sederhana untuk membantu meningkatkan keterampilan berpikir analitis siswa. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL pada materi suhu dan kalor mampu melatih keterampilan berpikir analitis siswa SMA yang meliputi indikator membedakan, mengorganisasi, dan mengatribusi, dengan capaian berada pada kategori baik. Melalui penggunaan LKPD berbasis PBL, siswa mampu menguraikan permasalahan, menyusun informasi secara sistematis, serta mengaitkan hasil pengamatan untuk menarik kesimpulan yang sesuai dengan konsep fisika, sehingga pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Drs. Albertus Djoko Lesmono, M. Si Dosen Pembimbing Anggota : Kendid Mahmudi S. Pd., M. PFis | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9100 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | LKPD | |
| dc.subject | Keterampilan Berpikir Ssiwa | |
| dc.subject | Materi Suhu | |
| dc.subject | Materi Kalor | |
| dc.subject | Model Pembelajaran | |
| dc.subject | Problem Based Learning | |
| dc.title | Analisis Keterampilan Berpikir Analitis Siswa SMA pada Materi Suhu dan Kalor dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) | |
| dc.type | Other |
