Karakteristik Tapioka Terfotooksidasi dan Aplikasinya pada Stik Kelor
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknologi Pertanian
Abstract
Tepung terigu merupakan bahan utama dalam pembuatan produk camilan
berbentuk stik, namun kandungan gluten di dalamnya menjadi keterbatasan bagi
konsumen dengan intoleransi gluten. Salah satu alternatif bebas gluten yang berpotensi
digunakan adalah pati tapioka. Namun, pati tapioka native memiliki sifat fungsional
yang terbatas sehingga diperlukan proses modifikasi untuk meningkatkan kinerjanya.
Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi pati tapioka melalui proses fotooksidasi
menggunakan hidrogen peroksida (H₂O₂) dan sinar UV-C serta mengevaluasi
karakteristik fungsionalnya dan aplikasinya pada pembuatan stik kelor bebas gluten.
Penelitian dilakukan dengan variasi konsentrasi pati (20% dan 40%) dan lama
waktu fotooksidasi (15, 30, dan 45 menit). Parameter yang dianalisis meliputi kadar
air, swelling power, solubility, water holding capacity (WHC), oil holding capacity
(OHC), kadar amilosa dan amilopektin, gugus karbonil dan karboksil, serta residu
H₂O₂. Selanjutnya, pati terfotooksidasi diaplikasikan sebagai bahan baku utama dalam
pembuatan stik kelor dan diuji karakteristik fisiknya melalui uji hardness.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama waktu fotooksidasi dan konsentrasi
pati berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter fungsional pati. Proses fotooksidasi
meningkatkan swelling power, solubility, dan WHC, serta membentuk gugus karbonil
dan karboksil sebagai indikator terjadinya oksidasi pati, sementara nilai OHC dan
kadar amilosa menurun dibandingkan pati native. Residu H₂O₂ pada seluruh perlakuan
berada di bawah batas aman pangan. Perlakuan konsentrasi pati 20% dengan waktu
fotooksidasi 15 menit menghasilkan sifat fungsional terbaik dan dipilih untuk aplikasi
sebagai bahan pembuatan stik kelor. Pada pembuatan stik kelor, penggunaan pati
tapioka terfotooksidasi menghasilkan nilai hardness lebih tinggi dibandingkan stik
berbahan tepung terigu dan tapioka native.
Secara keseluruhan, pati tapioka terfotooksidasi berpotensi digunakan sebagai
bahan baku bebas gluten dengan karakteristik fungsional dan fisik yang baik untuk
aplikasi produk stik kelor.
Description
Reuploud Repository 18 Mei-agus
Approved by Teddy
