Analisis Spasial dan Temporal Anomali Musim Di Kabupaten Kediri
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
FAKULTAS PERTANIAN
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis anomali musim secara spasial dan temporal
di Kabupaten Kediri menggunakan data curah hujan harian dari 46 stasiun penakar
hujan selama periode 2005–2024. Analisis dilakukan dengan menentukan awal
musim hujan dan musim kemarau berdasarkan curah hujan dasarian sesuai kriteria
BMKG, kemudian menghitung parameter awal musim, jumlah hari hujan musim,
dan curah hujan musim. Anomali dianalisis menggunakan metode Z-Score dengan
batas ±1,96, sedangkan distribusi spasial divisualisasikan menggunakan poligon
Thiessen pada QGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 56,35% wilayah
Kabupaten Kediri berada pada kondisi normal. Anomali spasial terutama ditemukan
di Stasiun Besuki, Kwarasan, Pehlandak, dan Kem. Pagu, dengan Stasiun Besuki
menjadi lokasi yang paling sering mengalami anomali akibat pengaruh topografi
pegunungan. Secara temporal, anomali paling dominan terjadi pada tahun 2010,
2013, 2016, dan 2021 yang berkaitan dengan fenomena ENSO, IOD, serta
peningkatan suhu permukaan laut. Penelitian ini menunjukkan bahwa anomali
musim di Kabupaten Kediri dipengaruhi oleh interaksi faktor lokal dan global,
sehingga hasilnya dapat menjadi dasar dalam mendukung perencanaan adaptasi
perubahan iklim, pengelolaan sumber daya air, dan sektor pertanian di Kabupaten
Kediri.
Description
Finalisasi Juli 2026 hasyim
