Respon Perbedaan Asal Eksplan Pasca Infeksi Agrobacterium dalam Tahapan Transformasi Genetik Tanaman Tomat yang dimediasi agrobacterium tumefaciens (ZIP-GNU)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Bioteknologi pada tanaman selalu menjadi hal yang terus dikembangkan
pada bidang pertanian, terutama pada pemuliaan tanaman untuk mendapatkan
tanaman yang memiliki sifat unggul. Salah satu caranya dapat dilakukan dengan
rekayasa genetika. Rekayasa genetika dapat dilakukan dengan banyak cara, salah
satunya dengan melakukan transformasi genetik tanaman. Transformasi genetika
bisa dilakukan dengan beberapa metode seperti microprojectile bombardment,
electroporation, dan transformasi dengan media agrobacterium. Transformasi
genetik dengan bantuan vektor agrobacterium tumefaciens dianggap paling baik
karena memiliki efisiensi transformasi dan stabilitas diantara metode lainnya.
Namun, dalam melakukan transformasi genetik banyak mengalami kendala
seperti tingkat koloni agrobacterium tumefaciens terlalu banyak sehingga
menyebabkan overgrowth dan eksplan menjadi browning. Untuk mengatasi
masalah tersebut perlu dilakukan optimasi untuk memperoleh efisiensi tinggi
dalam transformasi gentik. Salah satunya dengan optimasi dari penggunaan asal
eksplan. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 sampai bulan Mei
2024 dengan menginfeksikan agrobacterium tumefaciens dengan perbedaan asal
eksplan berupa tunas apikal, hipokotil, dan kotiledon dengan larutan suspensi
dengan kepadatan 0,5. Variabel pengamatan meliputi persentase overgrowth per
eksplan, persentase browning per eksplan, jumlah kalus pada fase embriogenik,
visualisasi hasil pewarnaan sitokimia sel, jumlah eksplan mati, survive, dan
planlet yang terbentuk. Hasil yang diperoleh bahwa tunas apikal memiliki
persentase overgrowth paling sedikit, tingkat browning paling sedikit, memiliki
kalus dengan fase embriogenik terbanyak, jumlah eksplan yang survive paling
banyak pada seleksi tahap akhir, dan eksplan yang membentuk planlet paling
banyak.
Description
Reupload file repositori 26 januari 2026_Kurnadi
