Para Pencari Status (Studi Tentang Perilaku Social Climber di Kalangan Mahasiswi di Jember)
| dc.contributor.author | Wahyu Ria Lestari | |
| dc.date.accessioned | 2026-04-09T02:32:59Z | |
| dc.date.issued | 2017-09-25 | |
| dc.description | reupload file repositori 8 april 2026 kurnadi/fani | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dan mendeskripsikan mengenai perilaku social climber mahasiswa di Kabupaten Jember dengan menggunakan analisis teori social climber dari Wood (2006:203). Perilaku social climber mahasiswa sangat marak di zaman yang semakin modern. Penggunaan status simbol yang melekat pada kehidupan keseharian mereka demi menunjang penampilan mereka agar terlihat sebagai kalangan sosial atas. Dengan adanya bantuan media massa, seseorang dapat mempublikasi kehidupan mereka demi sebuah pengakuan status. Pemenuhan akan upaya mengejar gaya hidup social climber terpenuhi dengan cara mereka bekerja, menjadi simpanan pria kaya maupun berbohong dan memanipulasi kedua orang tua mereka. Perilaku social climber adalah orang yang mencari suatu pengakuan status dan status sosialnya lebih tinggi dari pada status yang sebenarnya. Dengan demikian mahasiswa bisa menciptakan atau menaikkan status sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Lokasi penelitian di Kabupetan Jember. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara mendalam dengan teknik penentuan informan menggunakan teknik snowball sampling dan dokumentasi. Teknik untuk uji keabsahan data dengan member check data. Analisi teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori dari Wood yaitu tentang social climber. Hasil dari penelitian antara lain: 1. Upaya mengejar gaya hidup. Upaya untuk mengejar gaya hidup yang dilakukan oleh mahasiswi yakni dengan cara menggunakan simbol-simbol status. Selain menggunakan simbol status juga untuk mengejar gaya hidup mereka, budaya ngemall, nongkrong ditempat-tempat mewah dan juga berlibur bersama teman satu geng mereka, 2. Upaya memenuhi untuk menjadi social climber. Upaya yang dilakukan untuk menjadi social climber antara lain, dengan bekerja. Mahasiswi melakukan pekerjaan dengan cara berjualan kosmetik. Selain bekerja, upaya yang dilakukan yakni dengan cara menjadi simpanan pria kaya dan memanipulasi kedua orang tua mereka. Kesimpulan penelitian ini adalah para social climber terjebak pada upaya mengejar gaya hidup dengan merek simbol-simbol status demi sebuah status. Untuk mendapatkan simbol-simbol status mereka bekerja kearah negatif, selain itu mereka juga memanipulasi kedua orang tua mereka untuk mendapatkan uang tambahan. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Nurul Hidayat S.Sos, MUP DPA: Dien Vidia Rosa, S.Sos, MA | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/6727 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik | |
| dc.subject | Pencari Status | |
| dc.subject | Perilaku Social Climber | |
| dc.title | Para Pencari Status (Studi Tentang Perilaku Social Climber di Kalangan Mahasiswi di Jember) | |
| dc.title.alternative | The Social Climber (Study Of Social Climber Behavior Among Female Students In Jember) | |
| dc.type | Other |
