Hubungan antara Jenis Kelamin, Usia, Index Massa Tubuh, dan Riwayat Hipertensi dengan Kejadian Osteoarthritis disebuah RS Swasta Jember

dc.contributor.authorJoccellyne Angelique
dc.date.accessioned2026-06-17T03:48:06Z
dc.date.issued2025-12-30
dc.descriptionreupload 2026 Rudi H
dc.description.abstractOsteoarthritis (OA) adalah penyakit sendi degeneratif yang menjadi salah satu penyebab utama penurunan kualitas hidup pada kelompok usia lanjut dan dewasa. Penyakit ini terutama menyerang sendi penopang berat seperti lutut dan dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko, termasuk usia, jenis kelamin, index massa tubuh (IMT), dan riwayat hipertensi. Di Indonesia, data epidemiologi mengenai hubungan faktor-faktor tersebut dengan kejadian OA pada populasi lokal, khususnya di layanan kesehatan sekunder, masih terbatas. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan pemahaman terbaru terkait peran faktor demografi dan metabolik dalam perkembangan OA pada pasien di Rumah Sakit Swasta Jember. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara jenis kelamin, usia, IMT, dan riwayat hipertensi dengan kejadian OA lutut. Peneliti ingin mengetahui bagaimana variabel-variabel tersebut dapat digunakan sebagai dasar bagi upaya deteksi dini dan pencegahan OA pada populasi lokal. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif berbasis desain cross sectional. Data diambil dari rekam medis pasien yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi di poliklinik ortopedi rumah sakit selama periode Januari hingga Agustus 2025. Instrumen penelitian meliputi pengumpulan data primer dan sekunder, dilanjutkan dengan analisis statistik univariat, bivariat (uji Chi-square dan Fisher exact test). Berdasarkan karakteristik sampel, dari total 64 pasien yang diteliti, mayoritas berjenis kelamin perempuan sebanyak 46 orang (71,9%), dengan sebagian besar termasuk dalam kelompok usia lanjut sebanyak 34 orang (53,1%). Dilihat dari distribusi index massa tubuh, sebanyak 34 pasien (53,1%) memiliki IMT normal, serta 34 pasien (53,1%) tercatat memiliki riwayat hipertensi. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara jenis kelamin, usia, dan riwayat hipertensi dengan kejadian osteoarthritis (OA) lutut, masing-masing dengan nilai p-value sebesar 0,024; 0,027; dan 0,036, sedangkan index massa tubuh tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kejadian OA lutut (p-value = 0,136). Temuan ini menunjukkan bahwa perempuan, pasien usia lanjut, dan pasien dengan riwayat hipertensi memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami OA lutut, sementara IMT tidak terbukti berhubungan secara bermakna dengan kejadian OA lutut pada populasi penelitian ini. Oleh karena itu, upaya deteksi dini dan pencegahan OA perlu memperhatikan ketiga faktor tersebut. Implementasi pemantauan dan edukasi kesehatan terkait hipertensi diharapkan dapat membantu menurunkan kasus OA lutut di masa mendatang. Penelitian lebih lanjut dengan metode lain dianjurkan.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Dr. dr. Rena Normasari, M.Biomed
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/9152
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Kedokteran
dc.subjectJenis Kelamin
dc.subjectUsia
dc.subjectIndex Massa Tubuh
dc.subjectRiwayat Hipertensi
dc.titleHubungan antara Jenis Kelamin, Usia, Index Massa Tubuh, dan Riwayat Hipertensi dengan Kejadian Osteoarthritis disebuah RS Swasta Jember
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
Joccellyne Angelique - 222010101103.pdf
Size:
2.63 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: