Upaya Waria Melawan Diskriminasi Melalui Komunitas (Studi Kasus Pada Pondok Pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik
Abstract
Eksistensi waria sebagai gender ketiga dalam masyarakat seringkali
dihadapkan pada berbagai kendala sosial, termasuk diskriminasi dan stigmatisasi
negatif yang terjadi di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam praktik
keagamaan dan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya waria
melawan diskriminasi dan pemenuhan hak-hak sosial yang terjadi pada mereka
melalui peran komunitas yaitu Pondok Pesantren Waria Al Fatah Yogyakarta.
Untuk menganalisa permasalah pada penelitian ini, digunakan teori labeling dari
Howard Becker untuk mengkaji permasalahan pada penelitian ini. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan
fokus pada kegiatan waria yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Waria Al Fatah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren memberikan ruang bagi para waria
untuk mendalami agama dengan nyaman melalui kegiatan seperti belajar mengaji
dan salat berjamaah. Selain itu, pesantren juga memberikan pelatihan keterampilan
kerja sebagai upaya mengurangi ketergantungan waria pada pekerjaan di sektor
informal. Kegiatan-kegiatan lain seperti advokasi kepada pemerintah dan kerjasama
dengan lembaga sosial dan hukum juga membantu dalam menyelesaikan berbagai
konflik yang dihadapi para waria. Selain itu, pentingnya kegiatan penggalangan
dana bagi operasional pesantren juga terungkap dalam penelitian ini. Temuan ini
menunjukkan betapa gigihnya waria memperjuangkan hak-hak mereka di
masyarakat.
Description
Reupload Repositori File 05 Maret 2026_Kholif Basri
