Pengaruh Komposisi Media Tanam dan Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kedelai (Glycine max L.)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Kedelai merupakan salah satu tanaman terpenting dengan permintaan yang terus
meningkat. Hal ini dibuktikan dengan jumlah konsumsi kedelai tahun 2022 sebesar
2.660 ton biji kering dan tahun 2023 sebesar 2.666 ton biji kering. Produktivitas
kedelai tahun 2022 hanya 1,67 ton per hektar dan tahun 2023 sebesar 1,60 ton per
hektar. Produktivitas kedelai yang menurun disebabkan teknik budidaya yang
diterapkan belum optimal. Salah satu teknik budidaya yang belum optimal yaitu
penggunaan pupuk kimia secara berlebihan. Pupuk kimia yang digunakan secara
berlebihan mengakibatkan penurunan kesuburan tanah da mencemari perairan di
lahan sekitar. Solusi yang dilakukan pada penelitian ini adalah perbaikan media
tanam dan penambahan pupuk organik cair. Media tanam yang digunakan dalam
penelitian ini terdiri dari tanah, arang sekam, dan pupuk kotoran sapi. Arang sekam
dapat digunakan untuk memperbaiki sifat fisik tanah dan mengikat unsur hara
berlebih serta melepaskan secara perlahan tergantung kebutuhan tanaman. Pupuk
kotoran sapi mampu menyediakan unsur hara makro dan mikro yang dapat
memperbaiki struktur tanah sehingga tanah menjadi subur. Peningkatan
produktivitas kedelai dapat juga dilakukan dengan memberikan pupuk organik cair.
Pupuk organik cair berbentuk larutan yang dapat menambah unsur hara secara cepat
tanpa terjadi pencuncian unsur hara.
Description
reeapload 2026 Rudi H
