Efektifitas Bioinsektisida Berbahan Aktif Cendawan Beauveria Bassiana Bals Formulasi Cair dari Kultur Molase untuk Mengendalikan Hama Spodoptera Frugiperda J. E. Smith
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Pertanian
Abstract
Spodoptera Frugiperda merupakan hama penting pada tanaman jagung
yang umumnya dikendalikan menggunakan insektisida kimia, namun
penggunaannya secara berulang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap
lingkungan dan kesehatan. Salah satu alternatif pengendalian yang lebih ramah
lingkungan adalah pemanfaatan cendawan entomopatogen Beauveria bassiana.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas biopestisida formulasi cair
berbahan aktif B. bassiana yang dikultur pada media molase dalam
mengendalikan larva S. frugiperda. Penelitian dilaksanakan pada bulan April
2025 di Laboratorium Agrofarmaka, Fakultas Pertanian, Universitas Jember,
menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan enam perlakuan dan
empat ulangan. Perlakuan terdiri atas media PDB sebagai kontrol positif dan
media molase dengan konsentrasi 2%, 4%, 6%, 8%, dan 10%. Parameter yang
diamati meliputi kerapatan spora, viabilitas spora, mortalitas larva, serta nilai LT₅₀
dan LC₅₀. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perlakuan mengalami
peningkatan kerapatan spora dibandingkan kerapatan awal, dengan kerapatan
tertinggi diperoleh pada perlakuan molase 10% (2,6 × 10⁷ spora/mL). Viabilitas
spora tertinggi terdapat pada perlakuan molase 8% sebesar 84,1%. Mortalitas
larva S. frugiperda tertinggi juga ditunjukkan oleh perlakuan molase 8% dengan
nilai 65% pada hari ke-9 pengamatan. Nilai LT₅₀ terdeteksi pada perlakuan molase
6%, 8%, dan 10%, dengan nilai tercepat pada perlakuan molase 8% yaitu 6,68
hari, sedangkan nilai LC₅₀ diperoleh sebesar 2,51%. Berdasarkan hasil tersebut,
biopestisida B. bassiana formulasi cair berbasis molase berpotensi dikembangkan
sebagai agen pengendali hayati terhadap S. frugiperda.
Description
:: Finalisasi Repositori File 6 Juni 2026_Kurnadi
