Hubungan Fear of Missing Out (FOMO) dengan Kecanduan Ponsel Pintar pada Remaja di SMAN Wilayah Perkotaan Jember
| dc.contributor.author | Melsanda Holipin Putri | |
| dc.date.accessioned | 2026-01-27T08:29:24Z | |
| dc.date.issued | 2025-01-16 | |
| dc.description.abstract | Perkembangan teknologi yang pesat, khususnya ponsel pintar telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, terutama bagi remaja. Ponsel pintar menawarkan berbagai kemudahan, namun penggunaannya yang berlebihan dapat menyebabkan kecanduan. Salah satu faktor yang memicu kecanduan ini adalah Fear of Missing Out (FoMO), yaitu perasaan cemas akan ketinggalan informasi atau pengalaman yang dialami orang lain. Kondisi ini semakin marak di kalangan remaja yang sangat aktif menggunakan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara FoMO dengan kecanduan ponsel pintar pada remaja. Penelitian juga bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik demografi responden, tingkat FoMO, dan tingkat kecanduan ponsel pintar di kalangan remaja. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 298 siswa SMAN di wilayah perkotaan Jember yaitu SMA Negeri 2 Jember yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner Fear of Missing Out Scale (FoMOS) dan Smartphone Addiction Scale (SAS). Analisis data dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif dan uji Kendall’s Tau-c untuk menguji hubungan antara FoMO dan kecanduan ponsel pintar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara FoMO dan kecanduan ponsel pintar (r = 0,278; p < 0,05). Mayoritas responden dengan tingkat FoMO tinggi menunjukkan kecenderungan yang lebih besar terhadap kecanduan ponsel pintar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FoMO merupakan salah satu faktor yang signifikan dalam meningkatkan risiko kecanduan ponsel pintar di kalangan remaja. Oleh karena itu, intervensi yang fokus pada pengelolaan FoMO dapat menjadi langkah preventif untuk mengurangi risiko kecanduan ponsel pintar. Penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan literasi digital dan dukungan psikologis untuk membantu remaja menggunakan teknologi secara sehat dan bijak. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Ns. Erti Ikhtiarini Dewi, S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.J DPA: Ns. Fitrio Deviantony, S.Kep., M.Kep | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/472 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.subject | Fear of Missing Out | |
| dc.title | Hubungan Fear of Missing Out (FOMO) dengan Kecanduan Ponsel Pintar pada Remaja di SMAN Wilayah Perkotaan Jember | |
| dc.type | Other |
