Pengembangan Handout Berbasis Kesehatan untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Masyrakat terhadap Stunting
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Stunting merupakan sebuah kondisi kronis yang diakibatkan oleh malnutrisi
jangka panjang sehingga membuat terhambatnya pertumbuhan anak. Salah satu
faktor utama yang mempengaruhi meningkatnya jumlah stunting adalah tingkat
pendidikan orang tua. Sehingga pemahaman masyarakat terkait aspek penting dan
nilai kesehatan masih sangat rendah. Masyarakat masih belum memahami sanitasi
lingkungan. Maka dari itu dengan adanya pelatihan atau pendidikan mengenai cara
hidup sehat khususnya dalam pencegahan stunting menjadi sangat penting. Namun
dengan penyampaian yang kurang interaktif dan kurang memperhatikan daya
tangkap pemahaman masyarakat menjadikan pelatihan tersebut membosankan
sehingga diperlukannya media baru dalam mengedukasi masyarakat mengenai
penyakit stunting. Pengembangan media yang menarik dalam mengedukasi
dibutuhkan agar masyarakat memilki minat belajar yang tinggi dan memahami
materi stunting yakni dengan Handout berbasis kesehatan yang dapat memuat
materi secara singkat dan latihan soal yang telah disesuaikan dengan indikator
pemahaman konsep.
Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan validitas, kepraktisan, dan
keefektifan Handout berbasis kesehatan untuk meningkatkan pemahaman konsep
masyarakat terhadap stunting. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan
dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang memiliki lima tahapan
yakni analyze (analisis), design (desain), develop (pengembangan), implement
(implementasi) dan evaluate (evaluasi). Teknik pengumpulan data pada penelititan
ini terdiri dari angket respon warga, instrumen pemahaman konsep warga, dan
lembar validasi. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini berupa
persentase yang digunakan untuk mengetahui tingkat validitas, kepraktisan dan
vii
keefektifan dari Handout yang telah dikembangkan. Analisis data yang diperoleh
juga menggunakan perhitungan N-gain untuk mengetahui adanya peningkatan
pemahaman konsep masyarakat terhadap stunting sebelum menggunakan dan
setelah menggunakan Handout yang dikembangkan. Dengan demikian, data yang
diperoleh yakni data validitas, data keterlaksanaan pembelajaran, data instrumen
pemahaman konsep awal, data instrumen pemahaman konsep akhir data respon
warga.
Hasil validitas Handout berbasis kesehatan yang telah dikembangkan
memperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 82,05% dan termasuk kedalam
kategori valid. Selanjutnya dilaksanakan uji coba dari Handout yang telah
dikembangkan kepada masyarakat desa Kemiri sebanyak tiga kali pertemuan yang
ditujukan untuk memperoleh data kepraktisan dan keefektifn dari Handout berbasis
kesehatan. Hasil kepraktisan Handout berbasis kesehatan untuk mengembangkan
pemahaman konsep masyarakat terhadap stunting memperoleh persentase
keterlaksanaan seluruh pertemuan sebesar 85,12% termasuk kedalam kategori
sangat praktis. Hasil analisis keefektifan berdasarkan hasil perhitungan instrumen
pemahaman konsep masyarakat didapatkan nilai N-gain sebesar 0,86 yang
termasuk dalam kategori tinggi sehingga dapat menunjukkan adanya peningkatan
pemahaman konsep masyarakat terhadap stunting setelah menggunakan Handout
berbasis kesehatan. Berdasarkan hasil analisis angket respon warga menunjukkan
bahwa hasil rata-rata respon warga sebesar 96,11% yang termasuk dalam kategori
sangat positif. Berdasarkan hasil perolehan analisis data validitas, kepraktisan dan
keefektifan dari Handout yang telah dikembangkan dapat disimpulkan bahwasanya
Handout berbasis kesehatan pada materi stunting valid, praktis dan efektif untuk
digunakan sebagai bahan ajar.
Description
Reuploud file repositori 11 maret 2026_Firli
