Implementasi Relaksasi Autogenik pada Pasien Hipertensi dengan Nyeri Akut di UPT Puskesmas Sukodono Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Hipertensi termasuk dalam kelompok Penyakit Tidak Menular (PTM)
yang hingga saat ini menjadi permasalahan kesehatan global dengan angka
kejadian tinggi. Kondisi ini bersifat kronis dan kerap menimbulkan masalah
keperawatan nyeri akut. Nyeri akut pada pasien hipertensi dapat mengganggu
kenyamanan sehingga memerlukan penanganan yang tepat. Salah satu intervensi
keperawatan yang dapat dilakukan adalah relaksasi autogenik, yaitu teknik
relaksasi yang menekankan pada pengendalian pikiran dan pernafasan untuk
membantu menurunkan stress, ketegangan otot, serta tekanan darah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengkaji penerapan relaksasi autogenik pada pasien hipertensi
yang mengalami nyeri akut di UPT Puskesmas Sukodono Lumajang.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Partisipan
adalah Ny. L berusia 54 tahun yang dirawat di ruang rawat inap dengan diagnosis
hipertensi, mengalami masalah keperawatan nyeri akut, kesadaran composmentis,
dan bersedia menjadi partisipan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ny. L mengalami 80% kriteria mayor
masalah keperawatan nyeri akut yaitu mengeluh pusing/nyeri kepala dengan skala
5, meringis kesakitan saat berpindah posisi, sering memegangi kepala, gelisah,
nadi: 102×/ menit, disertai 1 kriteria minor yaitu tekanan darah 150/ 90 mmHg.
Intervensi yang diberikan adalah relaksasi autogenik dilakukan 1×/ hari selama 6
hari berturut-turut dengan durasi 15 – 20 menit. Hasil implementasi selama 6 hari
berturut-turut menunjukkan tingkat nyeri menurun, sehingga masalah
keperawatan nyeri akut teratasi, tujuan tercapai dengan kriteria evaluasi sudah
tidak mengeluh pusing/nyeri kepala (skala 0), tidak gelisah, tidak memegangi
kepala dan tidak meringis saat berpindah posisi, nadi 86×/ menit, tekanan darah
130/ 80 mmHg.
Temuan ini menunjukkan bahwa relaksasi autogenik dapat menurunkan
nyeri pada pasien hipertensi, melalui peningkatan rasa rileks akibat kalimat
sugesti yang diberikan. Oleh karena itu, penelitian selanjutnya diharapkan dapat
mengembangkan penerapan relaksasi autogenik secara lebih variatif dan
terstruktur melalui penggunaan variasi sugesti serta memperhatikan kondisi
lingkungan yang tenang dan nyaman agar pasien lebih fokus selama relaksasi.
Description
Finalisasi Maya_09 Juli 2026
