Ambiguitas pada Iklan Produk Kecantikan di Instagram
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Abstract
Di era digital, iklan telah bergeser dari media konvensional ke platform
seperti Instagram. Pergeseran tersebut menuntut penyampaian pesan yang ringkas
dan menarik di tengah derasnya informasi. Bahasa menjadi komponen krusial
dalam iklan untuk membujuk konsumen. Pada upaya kreatif tersebut, memunculkan
fenomena ambiguitas. Ambiguitas merupakan kondisi pada sebuah kata, frasa, atau
kalimat yang memiliki lebih dari satu makna. Teks iklan di Instagram yang singkat
dan padat rentan terhadap ambiguitas karena minim konteks linguistik. Hal tersebut
berpotensi menarik perhatian namun juga menimbulkan salah tafsir. Berdasarkan
pemaparan tersebut, penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan (1) ambiguitas
gramatikal pada teks iklan produk kecantikan di Instagram, dan (2) ambiguitas
leksikal pada teks iklan produk kecantikan di Instagram.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
jenis penelitian deskriptif. Data penelitian adalah teks atau tulisan yang ditemukan
pada gambar iklan produk kecantikan yang diunggah di Instagram. Teks tersebut
mencakup berbagai elemen linguistik seperti headline, body copy singkat, tagline,
deskripsi produk, ajakan betindak, atau frasa-frasa yang terintegrasi langsung dalam
desain visual iklan. Sumber data utama dalam penelitian adalah akun resmi merek
produk kecantikan di Instagram. Pengumpulan data menggunakan metode
observasi non-partisipan dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi
data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Instrumen penelitian
terdiri atas instrumen pengumpul data dan instrumen analisis data. Langkahlangkah dalam penelitian terdiri atas tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap
pelaksanaan, dan tahap penyelesaian.
Hasil dan pembahasan penelitian menunjukkan bahwa ambiguitas terdiri
atas dua jenis utama, yaitu ambiguitas gramatikal dan ambiguitas leksikal.
Ambiguitas gramatikal terdiri dari ambiguitas karena pembentukan kata,
ambiguitas pada frasa, dan ambiguitas pada konteks. Ambiguitas karena
pembentukan kata disebabkan oleh afiksasi. Ambiguitas pada frasa disebabkan oleh
beberapa hal, antara lain: ketidakjelasan struktur frasa nominal, ketidakjelasan
cakupan frasa penjelas, kategorisasi dan fungsi gramatikal frasa akibat pengaruh
serapan bahasa asing. Ambiguitas pada konteks disebabkan oleh ketidakjelasan
hubungan klausa dengan frasa, ketidakjelasan referensi keterangan waktu,
ketidakjelasan fungsi simbol sebagai pengganti kata hubung, ketidakjelasan subjek,
dan fleksibilitas posisi serta fungsi kata dalam kalimat. Ambiguitas leksikal terdiri
dari polisemi dan homonimi. Polisemi disebabkan oleh perluasan makna dari
nomina abstrak, adjektiva, dan nominal penunjuk peringkat atau identifikasi.
Homonimi disebabkan oleh kesamaan bentuk akronim yang menghasilkan dua
makna yang sama sekali tidak berkaitan. Berdasarkan hasil penelitian, maka saran yang dapat diberikan sebagai
berikut (1) bagi pembaca, disarankan untuk lebih kritis dalam menafsirkan teks
iklan. Pemahaman terhadap ambiguitas, baik gramatikal dan leksikal dapat
membantu memahami bahwa pesan iklan dirancang untuk tujuan persuasif, (2) bagi
peneliti selanjutnya, penelitian dapat diperluas dengan fokus pada beberapa aspek,
seperti analisis perbandingan penggunaan ambiguitas dalam teks iklan di media
sosial dan media iklan tradisional, kajian pragmatik maupun kajian sosiolinguistik.
Description
Reupload File Repositori 5 Februari 2026_Rudy K/Lia
