Struktur Komunitas Burung di Kawasan RPH Arjasa, BKPH Lereng Yang Timur, Perhutani KPH Jember dan Pemanfaatannya sebagai Buku Ilmiah Populer
| dc.contributor.author | Nadya Dwi Sabina | |
| dc.date.accessioned | 2026-02-20T02:43:50Z | |
| dc.date.issued | 2025-07-04 | |
| dc.description | Reupload file repository 20 Februari 2026_Ratna | |
| dc.description.abstract | Struktur komunitas mencerminkan komposisi dan kelimpahan spesies dalam suatu ekosistem, termasuk komunitas burung yang memiliki keanekaragaman tinggi dan peran strategis seperti polinasi, penyebaran biji, serta pengendalian hama. Namun, keberadaan burung saat ini menghadapi berbagai ancaman seperti perburuan liar, penyakit, perubahan tutupan lahan, dan illegal logging, termasuk di Kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Arjasa, BKPH Lereng Yang Timur, Perhutani KPH Jember. Kawasan ini memiliki beragam tutupan lahan yang memengaruhi preferensi habitat burung, namun belum pernah diteliti struktur komunitas burungnya. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengkaji struktur komunitas burung di RPH Arjasa dan menyusunnya dalam bentuk buku ilmiah populer sebagai data dasar konservasi dan kebijakan pengelolaan keanekaragaman hayati di KPH Jember. Metode penelitian dilakukan dengan penentuan titik pengamatan burung menggunakan metode purposive sampling, yaitu didasarkan pada beberapa kriteria seperti akses jalan yang mudah, memiliki jangkauan yang luas untuk mengamati burung, dan terdapat 2 tipe habitat yaitu hutan produksi dan hutan lindung. Pengamatan burung dilakukan dengan metode point count, yaitu observasi langsung menggunakan teropong dan kamera dengan cara berjalan dengan waktu selama 20 menit di setiap stasiun, mulai pagi hingga sore hari dengan tiga kali pengulangan per stasiun. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan 34 jenis burung dari 24 famili dengan total 203 individu. Jenis burung yang ditemukan antara lain: Elang ular bido, Cipoh kacat, Cekakak jawa, Cekakak sungai, Walet linci, Julang emas, Kapasan kemiri, Kapasan sayap-putih, Sepah hutan, Sepah kecil, Cinenen pisang, Perenjak jawa, Perkutut jawa, Tekukur biasa, Wiwik kelabu, Wiwik lurik, Cabai bunga api, Cabai jawa, Bondol jawa, Bentet kelabu, Kirik-kirik senja, Meninting kecil, Burung-madu sriganti, Pelanduk semak, Ayam hutan hijau, Caladi tilik, Caladi ulam, Paok pancawarna, Cucak kutilang, Merbah cerukcuk, Sikatan kepala-abu, Jingjing batu, Gemak loreng, dan Kacamata biasa. Nilai indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’) di hutan produksi 2,64 dan hutan lindung 2,30 atau 1≤ H’≤ 1-3 artinya keanekaragaman sedang. Nilai indeks kekayaan jenis di hutan produksi 6,28 atau R>4,0 artinya tingkat kekayaan jenis tinggi dan hutan lindung 3,25 atau 2,5>R>4,0 artinya tingkat kekayaan jenis sedang. Nilai indeks dominansi di hutan produksi 0,15 dan hutan lindung 0,13 atau 0 < D ≤ 0,5 yang artinya tingkat dominansi rendah, diikuti dengan nilai indeks kemerataan di hutan produksi 0,42 atau 0,4 < E ≤ 0,6 artinya kemerataan spesies sedang dan hutan lindung 0,77 atau E > 0,6 artinya kemerataan spesies tinggi. Sedangkan, nilai indeks kelimpahan relatif tertinggi dari kedua tipe habitat, yaitu Walet linchi (Collocalia linchi) dengan nilai 0,31 di hutan produksi dan 0,28 di hutan lindung. Parameter abiotik yang diukur di Kawasan RPH Arjasa, yaitu kelembapan tanah, intensitas cahaya, suhu udara, kelembapan udara, kecepatan angin, dan ketinggian. Nilai parameter tertinggi di hutan produksi yaitu intensitas cahaya (296 Lux), suhu udara (23,1°C), dan kecepatan angin (3,4 m/s). Sedangkan, nilai parameter tertinggi di hutan lindung yaitu kelembapan tanah (8,15%), kelembapan udara (74%), dan ketinggian (789 mdpl). Hasil data yang telah didapatkan dijadikan bahan bacaan dalam bentuk buku ilmiah populer yang berfungsi sebagai sumber informasi awal bagi penelitian di Kawasan RPH Arjasa, BKPH Lereng Yang Timur, Perhutani KPH Jember. Hasil validasi terhadap kelayakan buku oleh ahli materi, media, pengembangan, dan pengguna menunjukkan nilai rata-rata 89,5 yang mengindikasikan bahwa buku tersebut sangat layak untuk digunakan dan dipublikasikan. | |
| dc.description.sponsorship | DPU : Drs. Wachju Subchan, M.S., Ph.D. DPA : Abdu Rohman, S.Si., M.Sc | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/3842 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Struktur komunitas | |
| dc.subject | Burung | |
| dc.subject | illegal logging | |
| dc.title | Struktur Komunitas Burung di Kawasan RPH Arjasa, BKPH Lereng Yang Timur, Perhutani KPH Jember dan Pemanfaatannya sebagai Buku Ilmiah Populer | |
| dc.type | Other |
