Model Perilaku Pencegahan Flebitis Berbasis Theory Of Planned Behavior Pada Perawat Di Rsud Blambangan Banyuwangi

dc.contributor.authorKusnul Kotimah, S.Kep., Ns
dc.date.accessioned2026-08-04T02:36:32Z
dc.date.issued2026-07-31
dc.descriptionFinalisasi Hasyim/Agustus 2026
dc.description.abstractRINGKASAN Model Perilaku Pencegahan Flebitis Berbasis Theory of Planned Behavior pada Perawat di RSUD Blambangan Banyuwangi; Kusnul Kotimah; NIM. 222320102019; Program Studi Magister Keperawatan, Fakultas Keperawatan Universitas Jember. Pendahuluan : Flebitis merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi akibat pemasangan kateter intravena dan menjadi indikator mutu pelayanan keperawatan serta keselamatan pasien di rumah sakit. Kejadian flebitis dapat menyebabkan nyeri, ketidaknyamanan pasien, memperpanjang lama rawat inap, meningkatkan biaya pelayanan kesehatan, hingga menimbulkan komplikasi yang lebih serius apabila tidak ditangani secara tepat. Meskipun pedoman pencegahan flebitis telah tersedia, angka kejadian flebitis di berbagai rumah sakit masih relatif tinggi. Data Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD Blambangan Banyuwangi menunjukkan bahwa kejadian flebitis pada tahun 2023 masih melebihi standar mutu nasional. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan pencegahan flebitis tidak hanya dipengaruhi oleh aspek teknis pelayanan, tetapi juga oleh perilaku perawat. Theory of Planned Behavior (TPB) merupakan teori yang menjelaskan bahwa perilaku dipengaruhi oleh intensi yang dibentuk oleh sikap, norma subjektif, dan Perceived Behavioral Control (PBC). Namun demikian, teori ini juga menjelaskan bahwa ketiga konstruk tersebut dipengaruhi oleh background factors. Penelitian mengenai perilaku pencegahan flebitis yang mengembangkan Theory of Planned Behavior melalui penambahan background factors masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan model Theory of Planned Behavior dengan menambahkan faktor sosial dan faktor informasi sebagai background factors untuk memperoleh model perilaku pencegahan flebitis yang lebih komprehensif pada perawat. Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional cross-sectional. Penelitian dilakukan di RSUD Blambangan Banyuwangi dengan melibatkan 98 perawat yang bekerja di ruang rawat inap dan instalasi gawat darurat menggunakan teknik total sampling. Variabel penelitian meliputi faktor sosial, faktor informasi, sikap, norma subjektif, Perceived viii Behavioral Control, intensi, dan perilaku pencegahan flebitis. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang dikembangkan berdasarkan model Theory of Planned Behavior yang dimodifikasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan SPSS dan analisis hubungan antarvariabel menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui perangkat lunak SmartPLS. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial dan faktor informasi berpengaruh signifikan terhadap pembentukan sikap, norma subjektif, dan Perceived Behavioral Control. Temuan ini menunjukkan bahwa karakteristik individu serta informasi yang diperoleh perawat berperan dalam membentuk keyakinan dan persepsi mereka terhadap pelaksanaan tindakan pencegahan flebitis. Di antara konstruk utama Theory of Planned Behavior, hanya Perceived Behavioral Control yang berpengaruh signifikan terhadap intensi, sedangkan sikap dan norma subjektif tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selanjutnya, intensi dan Perceived Behavioral Control terbukti berpengaruh langsung terhadap perilaku pencegahan flebitis. Hasil evaluasi model juga menunjukkan bahwa model yang dikembangkan memiliki tingkat kecocokan yang memadai sehingga layak digunakan untuk menjelaskan hubungan antarvariabel dalam penelitian. Pembahasan dan Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku pencegahan flebitis pada perawat tidak hanya dipengaruhi oleh niat untuk melakukan tindakan pencegahan, tetapi juga oleh keyakinan perawat terhadap kemampuan dirinya dalam melaksanakan tindakan tersebut. Temuan ini mengindikasikan bahwa Perceived Behavioral Control merupakan konstruk yang memiliki peran sentral dalam model perilaku pencegahan flebitis. Dengan demikian, peningkatan perilaku pencegahan flebitis tidak cukup dilakukan melalui penyusunan standar operasional prosedur, tetapi juga memerlukan penguatan kompetensi, pelatihan berkelanjutan, supervisi klinis, ketersediaan sarana dan prasarana, serta dukungan organisasi. Penelitian ini menghasilkan model perilaku pencegahan flebitis berbasis Theory of Planned Behavior yang dimodifikasi melalui penambahan faktor sosial dan faktor informasi sebagai background factors. Model tersebut menunjukkan bahwa faktor ix sosial dan faktor informasi membentuk sikap, norma subjektif, dan terutama Perceived Behavioral Control, yang selanjutnya memengaruhi intensi dan perilaku pencegahan flebitis. Temuan ini memperluas penerapan Theory of Planned Behavior pada konteks pencegahan flebitis serta memberikan bukti empiris bahwa Perceived Behavioral Control merupakan determinan utama perilaku pencegahan flebitis pada perawat. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah bahwa rumah sakit perlu mengembangkan strategi peningkatan perilaku pencegahan flebitis yang tidak hanya berorientasi pada kepatuhan terhadap standar operasional prosedur, tetapi juga pada peningkatan Perceived Behavioral Control melalui pelatihan berkelanjutan, coaching, mentoring, supervisi oleh Infection Prevention and Control Nurse (IPCN), penyediaan fasilitas yang memadai, serta penguatan dukungan organisasi. Model yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar dalam penyusunan program intervensi berbasis perilaku dan kebijakan rumah sakit untuk menurunkan angka kejadian flebitis, meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, serta memperkuat budaya keselamatan pasien.
dc.description.sponsorshipDr.Iis Rahmawati, S.Kp.,M.Kes
dc.description.sponsorshipDr. Ns.Rondhianto, S.Kep., M.Kep.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/12923
dc.language.isoOther
dc.publisherFAKULTAS KEPERAWATAN
dc.subjectflebitis
dc.subjectperilaku pencegahan flebitis
dc.subjectTheory of Planned Behavior
dc.subjectPerceived Behavioral Control
dc.subjectPLS-SEM
dc.subjectperawat.
dc.titleModel Perilaku Pencegahan Flebitis Berbasis Theory Of Planned Behavior Pada Perawat Di Rsud Blambangan Banyuwangi
dc.typeThesis

Files

Original bundle

Now showing 1 - 5 of 7
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222320102019 - Kusnul Kotimah, S.Kep., Ns - BAGIAN DEPAN.pdf
Size:
593.3 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222320102019 - Kusnul Kotimah, S.Kep., Ns - BAB 1.pdf
Size:
442.55 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222320102019 - Kusnul Kotimah, S.Kep., Ns - BAB 2.pdf
Size:
540.69 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222320102019 - Kusnul Kotimah, S.Kep., Ns - BAB 3.pdf
Size:
676.07 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
Loading...
Thumbnail Image
Name:
222320102019 - Kusnul Kotimah, S.Kep., Ns - BAB 4.pdf
Size:
1.04 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description:

Collections