Peran Modal Sosial Perkuat Perempuan Penyintas di Kawasan Relokasi Desa Sumbermujur, Kabupaten Lumajang
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Pada tanggal 4 Desember 2021 Gunung Semeru mengalami peningkatan aktivitas
vulkanik yang ditunjukkan dengan terjadinya semburan awan panas yang
mengarah ke Desa Sapituruang. Setelah terjadinya erupsi Semeru, banyak warga
yang akhirnya menganggur, dulunya mereka bekerja sebagai petani, peternak,
pelaku usaha, penambang dan lain sebagainnya. Namun sekarang lahan yang
mereka punya sudah tertutup dengan abu yang telah dikeluarkan oleh Gunung
Semeru, hal ini mengakibatkan mereka tidak lagi memiliki pekerjaan sehingga
para perempuan penyintas bekerja sebagai pelaku usaha mikro. Teori yang
digunakan adalah teori modal sosial dari Robert Putnam. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomeologi dan dalam
penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling, teknik
pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara mendalam,
dan dokumentasi. Selanjutnya data yang sudah terkumpul akan diujikan
meggunakan uji keabsahan data. Hasil dari penelitian ini adalah menemukan
bahwa Modal sosial perempuan penyintas sebagai pelaku usaha mikro di kawasan
relokasi bencana erupsi Gunung Semeru adalah Komunitas Berdaya Perempuan
Meru yang dijembatani oleh IKA UNAIR, LAZ MKU, Dinas Sosial, distributor es
krim Campina, dan juga distributor galon, gas, dan bensin.
Description
Reupload Repository 26 Februari 2026_Hasyim/Firdiana
