Analisis Spasial Temporal Terhadap Perubahan Pola Persebaran Permukiman Kota Blitar

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Teknik

Abstract

Fenomena perluasan area permukiman saat ini mulai merambah dari area perkotaan ke wilayah pinggiran di sekitarnya. Di Kota Blitar, pertumbuhan penduduk yang pesat memicu peningkatan kebutuhan hunian yang berisiko menyebabkan alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika perubahan lahan terbangun periode 2015–2025 guna memahami pola distribusi dan kesesuaiannya dengan rencana tata ruang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif spasial dengan teknik analisis meliputi Spatial Temporal Analysis, Nearest Neighbor Analysis (NNA) untuk mengidentifikasi pola sebaran, perhitungan untuk kepadatan atau kerapatan bangunan menggunakan metode Kernel Density Analysis, serta analisis overlay data spasial. Validitas instrumen diuji melalui expert judgment (Indeks Aiken) untuk mengetahui seberapa jauh instrumen memiliki keterkaitan dengan fenomena pola persebaran permukiman dan akurasi data spasial divalidasi mengunakan metode Overall Accuracy. Hasil penelitian menunjukkan dalam kurun waktu sepuluh tahun, terjadi peningkatan luas lahan terbangun sebesar 583,91 hektar yang diikuti penyusutan lahan tidak terbangun. Berdasarkan uji NNA, pola permukiman di Kota Blitar bersifat mengelompok (clustered) area dengan aksesibilitas tinggi dan fasilitas publik. Meskipun ekspansif, tingkat kepadatan bangunan secara umum masih berada pada kategori rendah hingga sedang, dengan konsentrasi tertinggi di pusat kota. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi rujukan strategis dalam penyusunan kebijakan tata ruang untuk mengantisipasi konflik pemanfaatan lahan di masa depan.

Description

Approved by Teddy

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By