Pengaruh Model Pembelajaran Science Technology Society (STS) Materi Usaha dan Energi Terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hasil Belajar Siswa SMA

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Abstract

Pendidikan di era modern menghadapi tantangan kompleks akibat kemajuan teknologi dan revolusi industri 4.0, memerlukan perubahan dalam proses pembelajaran untuk mengintegrasikan keterampilan abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreatif, komunikasi, dan kolaborasi. Namun, kemampuan berpikir kreatif siswa Indonesia masih rendah meski ada upaya pemerintah, karena model pembelajaran yang tidak sesuai masih menjadi hambatan. Hasil observasi dan wawancara di SMAN Darussholah Banyuwangi menunjukkan bahwa nilai rata rata hasil belajar fisika siswa setara dengan KKM, kemampuan mereka dalam memahami soal masih kurang baik dan kemampuan berpikir kreatif mereka dianggap standar, dengan beberapa siswa berada di bawah rata-rata. Selain itu, kurangnya kemampuan dalam memahami soal membuat siswa mengalami kesulitan dalam menuliskan rumus pada materi usaha dan energi. Model pembelajaran Science Technology Society (STS) dapat menjadi solusi dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu dan menekankan hubungan antara sains, teknologi, dan masyarakat, sehingga meningkatkan keterlibatan siswa, kemampuan berpikir kreatif, dan pemahaman akan dampak fisika dalam kehidupan sehari-hari.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Science Technology Society (STS) terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa SMA. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Penelitian dilakukan di SMAN Darussholah, Kecamatan Singojuruh, Kabupaten Banyuwangi, selama tahun ajaran 2023/2024. Kelas sampel ditentukan melalui uji homogenitas untuk mengetahui variasi nilai rapor kenaikan kelas X pelajaran fisika. Pengumpulan data dilakukan melalui tes(pretest dan posttest), observasi, dan dokumentasi. Data hasil belajar dan kemampuan berpikir kreatif siswa dianalisis menggunakan uji-t, dengan kemampuan berpikir kreatif dievaluasi menggunakan indikator fluency, flexibility, originality, dan elaboration. Berdasarkan analisis data, hasil belajar siswa menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 55.14, sedangkan nilai rata-rata posttest adalah 65.14. Perbedaan ini menghasilkan nilai uji T sebesar 0.009 < 0.05, menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kemampuan berpikir kreatif juga dianalisis melalui 4 indikator. Pada pretest, indikator kelancaran menunjukkan skor 81.71 untuk kelas kontrol dan 81.14 untuk kelas eksperimen. Indikator keluwesan menunjukkan skor 65.71 untuk kelas kontrol dan 66.85 untuk kelas eksperimen. Indikator keaslian menunjukkan skor 49.14 untuk kelas kontrol dan 56.57 untuk kelas eksperimen. Indikator kerincian menunjukkan skor 56.57 untuk kelas kontrol dan 50.28 untuk kelas eksperimen. Pada posttest, skor indikator kelancaran adalah 83.42 untuk kelas kontrol dan 94.28 untuk kelas eksperimen. Indikator keluwesan menunjukkan skor 69.71 untuk kelas kontrol dan 81.71 untuk kelas eksperimen. Indikator keaslian menunjukkan skor 50.28 untuk kelas kontrol dan 69.71 untuk kelas eksperimen. Indikator kerincian menunjukkan skor 57.14 untuk kelas kontrol dan 66.85 untuk kelas eksperimen. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa menunjukkan perbedaan signifikan antara nilai rata-rata pretest dan posttest. Perbedaan ini menghasilkan nilai uji T yang lebih kecil dari 0.05, menunjukkan bahwa model pembelajaran Science Technology Society (STS) berdampak pada peningkatan hasil belajar kognitif. Selain itu, kemampuan berpikir kreatif siswa di kelas eksperimen mengalami peningkatan skor yang lebih signifikan dibandingkan dengan kelas kontrol pada semua indikator setelah posttest. Kesimpulannya, model pembelajaran Science Technology Society (STS) memiliki pengaruh signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar siswa.

Description

Reupload file repository 13 februari 2026_Arif/Halima

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By