Hubungan Kecerdasan Interpersonal dengan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an pada Warga Belajar di PKBM Madina Ibnu Katsir Jember
| dc.contributor.author | Deayuniza Aulia Rahma Sukaryono | |
| dc.date.accessioned | 2026-06-10T22:21:31Z | |
| dc.date.issued | 2026-01-20 | |
| dc.description | Reupload Repositori File 26 Mei 2026_Kholif Basri :: Finalisasi Repositori File 11 Juni 2026_Kurnadi | |
| dc.description.abstract | Kecerdasan interpersonal merupakan kemampuan individu dalam memahami perasaan, motivasi, serta kebutuhan orang lain, dan menyesuaikan diri secara efektif dalam berbagai situasi sosial. Dalam pendidikan tahfidz, kecerdasan ini berperan penting dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif serta meningkatkan motivasi, fokus, dan efektivitas hafalan Al-Qur’an. Proses menghafal tidak hanya bergantung pada kemampuan kognitif, tetapi juga memerlukan dukungan sosial, komunikasi yang baik, dan interaksi positif antara peserta didik, pengajar, serta lingkungan. Penguatan aspek tersebut menjadi bagian dari pendidikan karakter yang diterapkan di PKBM MADINA Ibnu Katsir Jember sejak 2018 melalui integrasi nilai keimanan, akhlak, dan ilmu pengetahuan. Mengacu pada fenomena diatas rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “adakah hubungan kecerdasan interpersonal dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an pada warga belajar di PKBM MADINA Ibnu Katsir Jember?”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan interpersonal dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an pada warga belajar di PKBM MADINA Ibnu Katsir Jember. Manfaat penelitian yaitu diharapkan sebagai pengembangan ilmu pengetahuan penelitian masa depan terutama dalam bidang pendidikan non-formal yang dikhusukan pada konsentrasi keaksaraan kesetaraan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis korelasi Rank Spearman dengan bantuan SPSS versi 25. Pemilihan uji korelasi nonparametrik didasarkan pada karakteristik data yang berskala ordinal dan diperoleh melalui kuesioner. Subjek penelitian berjumlah 75 warga belajar kelas 4– 6 yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Penelitian dilaksanakan di PKBM MADINA Ibnu Katsir Jember dengan teknik pemilihan lokasi yaitu purposive area. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert 5 poin yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Seluruh instrumen dinyatakan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha di atas 0,70. Variabel kecerdasan interpersonal (X) terdiri dari indikator Social Sensitivity, Social Insight, dan Social Communication, sedangkan variabel kemampuan menghafal Al-Qur’an (Y) mencakup indikator kelancaran, kesesuaian bacaan dengan kaidah ilmu tajwid, dan fashahah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan interpersonal dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an dengan tingkat korelasi sedang, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima. Hal ini menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal memiliki peran dalam mendukung keberhasilan proses menghafal, meskipun bukan satu-satunya faktor yang menentukan. Hasil analisis lanjutan menunjukkan bahwa setiap indikator kecerdasan interpersonal memberikan kontribusi yang berbeda terhadap kemampuan menghafal Al-Qur’an. Sensitivitas sosial memiliki hubungan positif dan signifikan dengan tingkat korelasi rendah, dengan demikian kontribusinya masih terbatas karena proses menghafal lebih banyak berkaitan dengan faktor internal individu. Wawasan sosial tidak menunjukkan hubungan yang signifikan, yang mengindikasikan bahwa pemahaman terhadap dinamika sosial tidak secara langsung berkaitan dengan keberhasilan hafalan. Sebaliknya, komunikasi sosial menunjukkan hubungan positif dan signifikan dengan tingkat korelasi sedang, di mana kemampuan berkomunikasi secara efektif dengan pendidik dan sesama warga belajar berperan dalam menciptakan interaksi, dukungan, serta lingkungan belajar yang kondusif bagi proses menghafal Al-Qur’an. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa kecerdasan interpersonal berperan dalam mendukung kemampuan menghafal Al-Qur’an, terutama melalui komunikasi sosial dan sensitivitas sosial, meskipun kontribusinya tidak bersifat dominan. Kemampuan menghafal berkaitan dengan berbagai faktor lain, seperti motivasi, strategi belajar, manajemen waktu, lingkungan belajar, dan kedisiplinan individu. Oleh karena itu, kemampuan menghafal perlu memperhatikan aspek interpersonal tanpa mengabaikan faktor internal individu, serta menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengkaji faktor lain yang berkaitan dengan kemampuan menghafal Al-Qur’an secara lebih komprehensif. | |
| dc.description.sponsorship | Dosen Pembimbing Utama : Dr. Niswatul Imsiyah S. Pd., M. Pd Dosen Pembimbing Anggota: -- | |
| dc.identifier.other | Kholif Basri | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/8622 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan | |
| dc.subject | Kecerdasan interpersonal | |
| dc.subject | kemampuan individu | |
| dc.subject | memahami perasaan | |
| dc.subject | motivasi | |
| dc.subject | serta kebutuhan orang lain | |
| dc.subject | dan menyesuaikan diri | |
| dc.title | Hubungan Kecerdasan Interpersonal dengan Kemampuan Menghafal Al-Qur’an pada Warga Belajar di PKBM Madina Ibnu Katsir Jember | |
| dc.type | Other |
Files
Original bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- DEAYUNIZA AULIA RAHMA SUKARYONO - 210210201063.pdf
- Size:
- 1.28 MB
- Format:
- Adobe Portable Document Format
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed to upon submission
- Description:
