Implementasi Vulva Hygiene pada Ibu Postpartum dengan Risiko Infeksi di RSUD dr. Haryoto Lumajang
Loading...
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Keperawatan
Abstract
Masa postpartum merupakan periode rentan terhadap terjadinya infeksi,
terutama akibat luka perineum pascapersalinan. Kondisi perineum yang lembap
serta kurang optimalnya kebersihan area genital dapat meningkatkan risiko
infeksi. Risiko infeksi yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan
gangguan penyembuhan luka hingga komplikasi serius. Salah satu intervensi
keperawatan yang dapat dilakukan untuk mencegah infeksi adalah vulva hygiene.
Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi implementasi vulva hygiene pada ibu
postpartum dengan risiko infeksi di RSUD dr. Haryoto Lumajang.
Penelitian ini menggunakan desain studi kasus pada satu ibu postpartum
hari pertama dengan masalah keperawatan risiko infeksi yang memenuhi kriteria
inklusi di Ruang Teratai RSUD dr. Haryoto Lumajang pada tanggal 17–19 April
2026. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dokumentasi,
serta pengukuran menggunakan lembar observasi REEDA dan SLKI. Intervensi
berupa vulva hygiene dilakukan selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali sehari
selama 15 menit.
Hasil penelitian menunjukkan pasien mengalami risiko infeksi
berhubungan dengan efek prosedur invasif berupa luka episiotomi. Setelah
dilakukan implementasi vulva hygiene selama 3 hari, terjadi penurunan tingkat
infeksi yang ditandai dengan berkurangnya kemerahan, nyeri, dan kelembapan
luka, serta membaiknya penyatuan luka perineum. Evaluasi menggunakan skor
REEDA dan SLKI menunjukkan adanya perbaikan kondisi luka dari kategori
sedang menjadi membaik pada hari ketiga.
Implementasi vulva hygiene terbukti efektif dalam membantu menurunkan
risiko infeksi pada ibu postpartum. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi
alternatif intervensi keperawatan dalam menurunkan tingkat infeksi pada ibu
postpartum.
Description
Validasi dan Finalisasi Ratna 9 Juli 2026
