Karakteristik Pembakaran Gas Hasil Proses Gasifikasi Ampas Tebu dengan Gasifier Tipe Crossdraft
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Teknik
Abstract
Ampas tebu merupakan salah satu limbah dari tanaman tebu yang dapat digunakan untuk mensintesis syngas yang mengandung energi. Salah satu alternatif. untuk memanfaatkan ampas tebu yaitu proses gasifikasi dengan biomassa. Gasifikasi biomassa merupakan cara untuk mengolah limbah padat biomassa menjadi bahan bakar dalam bentuk fase uap atau gas. Fase gas ini nanti digunakan sebagai sumber bahan bakar alternatif terbarukan pada proses pembakaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi debit udara masuk gasifier terhadap karakteristik pembakaran gas hasil gasifikasi ampas tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh debit udara yang masuk ke dalam gasifier terhadap kuantitas nyala api syngas yang ditinjau dari visualisasi nyala api dan temperatur nyala api. Pada gasifikasi ampas tebu menggunakan gasifier crossdraft. Variasi debit udara masuk yang digunakan yaitu 4,72 l/min, 9,44 l/min, 14,16 l/min, 18,88 l/min dan 23,6 l/min. Hasil penelitian menunjukkan variasi debit udara berpengaruh terhadap temperatur nyala api dan visualisasi nyala api yang dihasilkan. Temperatur nyala api pada debit 4,72 l/min, 9,44 l/min, 14,16 l/min, 18,88 l/min dan 23,6 l/min masing masing adalah 159,00°C, 165,75°C, 172,75°C, 178,75°C, 186,50°C. Visualisasi nyala api terbaik yakni pada debit 14,16 l/min dikarenakan semakin sedikit udara yang masuk maka akan menghasilkan lebih banyak flammble gas.
Description
Reupload file repository 23 Januari 2026_Ratna
