Resolusi Konflik di Kampung Mandar Kabupaten Banyuwangi (Studi Kelompok Kuliner Ikan Bakar Plengsengan dan KUB Pantai Marina)
Loading...
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Abstract
Kampung Mandar merupakan wilayah pesisir di Kecamatan Banyuwangi yang
kaya akan sumber daya laut dengan potensi perikanan yang melimpah.
Masyarakatnya mayoritas bermata pencaharian nelayan yang sudah menjadi
identitas dan budaya. Saat ini, terdapat tiga Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang
berada di lingkungan Kampung Mandar, yaitu KUB Pantai Marina, KUB Pondok
Layar dan KUB Pantai Boom. Seiring berkembangnya kemajuan Kampung
Mandar, muncul kelompok baru yaitu Kelompok Kuliner Ikan Bakar Plengsengan
yang terdiri dari pada pemilik warung kuliner ikan bakar di Kampung Mandar.
Warung ini menjadi sumber mata pencaharian baru bagi sebagian masyarakat
Kampung Mandar dan telah banyak menarik wisatawan. Namun, pesatnya
pertumbuhan industri kuliner memunculkan dinamika dan konflik antara kelompok
nelayan dan warung terutama terkait akses jalan nelayan dan penggunaan lahan.
Teori Konflik karya Ralf Dahrendorf menjadi landasan teori yang digunakan dalam
penelitian ini dengan kepentingan laten dan kepentingan manifest. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data
menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi serta dianalisis dengan
triangulasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa konflik yang terjadi bersifat laten
maupun manifest terkait bangunan warung kuliner yang dianggap menggangu akses
jalan nelayan. Resolusi konflik dilakukan secara musyawarah dan negoisasi,
menghasilkan kesepakatan pemberian kompensasi dan sarana untuk akses jalan
nelayan.
Description
Repo 18 Mei 2026_ Rudy K
Validasi file repositori 11 Juni 2026_Dea_Firli
