Analisis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Materi PLSV Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Dependent-Independent

dc.contributor.authorBima Eka Widya Putra
dc.date.accessioned2026-02-04T08:18:30Z
dc.date.issued2025-06-18
dc.descriptionReuploud file repositori 4 Feb 2026_Firli
dc.description.abstractKoneksi matematis merupakan kemampuan penting dalam pembelajaran matematika karena membantu siswa mengaitkan berbagai konsep dan menerapkannya dalam konteks nyata. Tanpa kemampuan ini, siswa akan cenderung memahami matematika secara parsial dan prosedural. Salah satu materi yang potensial untuk mengembangkan koneksi matematis adalah Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV), karena banyak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sayangnya, kemampuan koneksi matematis siswa masih tergolong rendah, baik dalam konteks antar konsep maupun dalam penerapannya di kehidupan nyata. Selain faktor konsep dan soal, gaya berpikir atau gaya kognitif siswa menjadi elemen yang berperan penting. Gaya kognitif memengaruhi bagaimana siswa mengolah informasi, memilih strategi penyelesaian, dan menyusun pemahaman terhadap masalah. Siswa dengan gaya Field Dependent cenderung berpikir menyeluruh, membutuhkan petunjuk, dan lebih fokus pada konteks luar, sedangkan siswa Field Independent memiliki kecenderungan berpikir analitis, fokus pada detail, dan lebih mandiri dalam mengolah informasi. Perbedaan ini diduga berpengaruh terhadap cara siswa membangun koneksi dalam matematika, terutama saat berhadapan dengan masalah kontekstual. Masalah kontekstual dipilih dalam penelitian ini karena mendekatkan matematika dengan realitas kehidupan siswa. Soal yang diberikan tidak hanya menuntut prosedur, tetapi juga kemampuan memahami situasi, memilih strategi, dan menyusun model matematika. Kemampuan siswa diuji melalui tiga indikator koneksi: menghubungkan antar topik matematika, menghubungkan dengan bidang lain, dan menghubungkan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah empat siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Pakusari yang dipilih berdasarkan hasil tes GEFT. Masing-masing terdiri dari dua siswa Field Dependent dan dua siswa Field Independent. Instrumen yang digunakan berupa angket gaya kognitif, soal kontekstual PLSV, dan pedoman wawancara. Soal disusun berdasarkan indikator koneksi matematis dan telah divalidasi oleh ahli. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan wawancara, lalu dianalisis secara deskriptif dan divalidasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa Field Independent memiliki kemampuan koneksi matematis yang tinggi. Keduanya mampu memenuhi ketiga indikator dengan skor tinggi, yaitu 91,7 dan 100 untuk koneksi intra-matematis, lintas disiplin, dan kehidupan nyata. Mereka mampu menyusun pemisalan, memilih strategi sistematis, dan menjelaskan keterkaitan antar elemen secara runtut. Sementara itu, siswa Field Dependent hanya memperoleh skor 100 pada indikator pertama, namun skor mereka pada indikator kedua dan ketiga jauh lebih rendah, yaitu 25 dan 50. Mereka cenderung menyelesaikan soal berdasarkan intuisi atau kebiasaan, bukan melalui pemodelan konseptual. dalam penelitian ini, subjek FD hanya memenuhi satu indikator, yaitu koneksi antar topik dalam matematika. Meski demikian, subjek tetap dikategorikan memiliki kemampuan koneksi matematis dengan pertimbangan Indikator yang dipenuhi adalah indikator paling fundamental, yaitu kemampuan menghubungkan antar konsep matematika itu sendiri, yang menjadi fondasi bagi dua indikator lainnya. Kesalahan yang dilakukan subjek FD tidak bersifat fatal, tetapi bersifat prosedural atau teknis yang tidak mencerminkan miskonsepsi terhadap konsep utama Penelitian ini menyimpulkan bahwa gaya kognitif memiliki pengaruh terhadap kemampuan koneksi matematis siswa dalam menyelesaikan soal kontekstual. Pembelajaran yang memperhatikan karakteristik gaya berpikir siswa dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kemampuan berpikir terhubung. Guru diharapkan mampu merancang pembelajaran kontekstual yang menantang dan merangsang pemikiran reflektif siswa, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan koneksi matematis secara mandiri danmenyeluruh.
dc.description.sponsorshipDosen Pembimbing Utama : Prof. Dr. Didik Sugeng Pambudi, M.S. Dosen Pembimbing Anggota : Randi Pratama Murtikusuma, S.Pd., M.Pd.
dc.identifier.urihttps://repository.unej.ac.id/handle/123456789/1601
dc.language.isoother
dc.publisherFakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
dc.subjectKoneksi Matematis
dc.subjectMasalah Kontekstual
dc.subjectMateri PLSV
dc.subjectKognitif Field Dependent–Independent
dc.titleAnalisis Kemampuan Koneksi Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Kontekstual Materi PLSV Ditinjau dari Gaya Kognitif Field Dependent-Independent
dc.typeOther

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
BIMA EKA WIDYA PUTRA - 210210101024.pdf
Size:
3.8 MB
Format:
Adobe Portable Document Format

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description: