Strategi Pengelolaan Risiko dalam Rantai Pasok Industri Cokelat (Studi Kasus Cokelat Mojopahit, Mojokerto)
| dc.contributor.author | Mohammad Daffa Zahwan | |
| dc.date.accessioned | 2026-03-11T06:05:01Z | |
| dc.date.issued | 2025-09-18 | |
| dc.description | Reupload file repositori 10 Mar 2026_Maya | |
| dc.description.abstract | Cokelat merupakan salah satu produk olahan berbasis kakao yang memiliki potensi besar dalam mendukung perekonomian nasional. Jawa Timur, khususnya Mojokerto, menjadi salah satu wilayah dengan industri pengolahan kakao yang terus berkembang, salah satunya adalah Cokelat Mojopahit. Namun demikian, rantai pasok industri ini menghadapi berbagai risiko yang dapat menghambat keberlanjutan, mulai dari petani sebagai produsen bahan baku hingga konsumen sebagai pengguna akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur rantai pasok, menganalisis risiko yang dihadapi setiap pelaku, menilai tingkat risiko, serta merumuskan strategi mitigasi yang sesuai. Metode yang digunakan meliputi Delphi untuk identifikasi risiko, Interpretative Structural Modeling (ISM) untuk penilaian risiko, serta Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk perumusan strategi mitigasi risiko. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rantai pasok Cokelat Mojopahit terdiri dari lima pelaku utama, yaitu petani, kelompok tani, industri, distributor, dan konsumen. Risiko yang sedang dihadapi antara lain serangan hama penggerek buah kakao pada petani, jarak pengiriman yang jauh pada kelompok tani, kualitas biji yang tidak konsisten pada industri, keterbatasan informasi pasar pada distributor, serta keterbatasan informasi saluran distribusi pada konsumen. Hasil penilaian risiko menunjukkan bahwa risiko utama dalam rantai pasok kakao didominasi oleh keterbatasan akses informasi. Petani dan kelompok tani menghadapi keterbatasan informasi serta minimnya sosialisasi, industri Cokelat Mojopahit mengalami keterbatasan informasi pasar, distributor menghadapi keterbatasan informasi pasar dan kesulitan adopsi teknologi, sedangkan konsumen mengalami keterbatasan informasi saluran distribusi. Hasil perumusan strategi menunjukkan bahwa mitigasi risiko rantai pasok Cokelat Mojopahit difokuskan pada penguatan kapasitas dan kolaborasi antar pelaku. Strategi prioritas meliputi peningkatan kapasitas petani, pengembangan kewirausahaan kelompok tani, pendampingan profesional bagi industri, penguatan kemitraan dan koordinasi bagi distributor, serta pengembangan akses informasi bagi konsumen. Strategi-strategi tersebut diarahkan untuk mengurangi risiko utama dan memperkuat keberlanjutan rantai pasok kakao secara menyeluruh. | |
| dc.description.sponsorship | DPU: Nidya Shara Mahardika, S.TP., M.P. DPA: Winda Amilia, S.TP., M.Sc. | |
| dc.identifier.uri | https://repository.unej.ac.id/handle/123456789/5169 | |
| dc.language.iso | other | |
| dc.publisher | Fakultas Teknologi Pertanian | |
| dc.subject | Rantai Pasok Industri | |
| dc.title | Strategi Pengelolaan Risiko dalam Rantai Pasok Industri Cokelat (Studi Kasus Cokelat Mojopahit, Mojokerto) | |
| dc.type | Other |
